Aksi Pencurian di Masjid Terbongkar, Pelaku Ditangkap Polisi

Aksi Pencurian di Masjid Terbongkar, Pelaku Ditangkap Polisi

Bagikan:

LHOKSEUMAWE – Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Banda Sakti berhasil mengungkap kasus pencurian yang menyasar jamaah saat beribadah di Masjid Baiturrahman, Desa Lancang Garam, Kecamatan Banda Sakti, dengan mengamankan seorang pemuda berinisial AS (24) pada Jumat (24/04/2026) malam.

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan kehilangan tas milik jamaah yang terjadi di dalam area masjid saat salat berlangsung. Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku diduga memanfaatkan kelengahan korban ketika berada dalam posisi sujud untuk melancarkan aksinya.

“Pelaku berhasil diamankan kemarin malam sekira pukul 19.15 WIB di Jalan Merdeka Barat, Desa Kuta Blang, Kecamatan Banda Sakti,” kata Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Banda Sakti Hanafiah sebagaimana diberitakan Ajnn, Sabtu, (25/04/2026).

Dalam menjalankan aksinya, pelaku terlebih dahulu mengamati barang-barang milik jamaah yang diletakkan di bagian belakang saf salat. Setelah memastikan situasi aman, pelaku mengambil satu tas selempang milik korban dan segera meninggalkan lokasi.

“Dari hasil interogasi awal, terduga mengakui perbuatannya, bahkan mengaku pernah melakukan aksi serupa di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh,” kata Hanafiah.

Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan pelaku, antara lain satu tas selempang, satu unit telepon genggam merek Infinix Smart 6 HD warna Origin Blue beserta pengisi daya, serta tiga dompet yang berisi identitas milik korban.

Aksi pelaku terekam kamera pengawas atau closed circuit television (CCTV) di area masjid, yang kemudian menjadi salah satu alat bukti penting dalam proses penyelidikan. Saat ini, pelaku telah diamankan di Polsek Banda Sakti untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Kita mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap barang bawaan saat beribadah, dan segera melapor apabila melihat aktivitas mencurigakan, guna mencegah terulangnya tindak kriminal serupa,” kata Hanafiah.

Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama di tempat ibadah yang kerap dianggap aman, sekaligus menunjukkan pentingnya pengawasan lingkungan untuk mencegah tindak kejahatan serupa di masa mendatang. []

Redaksi05

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews Kriminal