JOMBANG – Penemuan jenazah seorang pria di area persawahan Desa Gongseng, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, Selasa (28/04/2026) pagi, dipastikan tidak mengandung unsur kekerasan berdasarkan pemeriksaan awal aparat kepolisian, meski penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan.
Peristiwa itu pertama kali diketahui warga yang melintas di sekitar lokasi dekat aliran sungai saat aktivitas pagi berlangsung. Korban sempat dikira pingsan sebelum akhirnya dipastikan telah meninggal dunia.
“Sempat dikira pingsan, tapi setelah diperiksa ternyata sudah meninggal dunia,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, sebagaimana dilansir Tribunchannel, Selasa (28/04/2026).
Korban diketahui bernama Sakip bin Selar, warga RT 01/RW 04 desa setempat. Laporan penemuan tersebut segera diteruskan kepada perangkat desa dan aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Megaluh.
Tidak lama berselang, petugas Polsek Megaluh bersama tenaga medis tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara mengarah pada faktor kesehatan sebagai penyebab kematian.
Keterangan keluarga menguatkan dugaan tersebut. Korban disebut memiliki riwayat penyakit jantung yang diduga menjadi pemicu insiden tersebut.
Meski demikian, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman dengan mengumpulkan keterangan saksi serta menunggu hasil pemeriksaan medis lanjutan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang guna memastikan penyebab pasti kematian.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi terkait peristiwa tersebut dan menunggu hasil resmi dari penyelidikan yang tengah berlangsung.
Peristiwa ini tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga korban, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap kondisi kesehatan, terutama bagi warga dengan riwayat penyakit serius. []
Redaksi05

