Polisi Perketat Pengawasan Tambang Emas Ilegal di TN Wanggameti

Polisi Perketat Pengawasan Tambang Emas Ilegal di TN Wanggameti

Bagikan:

SUMBA TIMUR – Aparat gabungan meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di kawasan Taman Nasional (TN) Lai Wanggi Wanggameti, Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah tersebut dilakukan menyusul maraknya aktivitas tambang emas ilegal yang dinilai mengancam kelestarian kawasan konservasi dan aliran sungai di wilayah tersebut.

Patroli terpadu digelar pada Jumat (15/05/2026) dengan melibatkan personel Kepolisian Sektor (Polsek) Matawai La Pawu, Tim Penegak Hukum Direktorat Kehutanan, petugas TN Lai Wanggi Wanggameti, serta aparat Desa Wanggameti. Dalam kegiatan itu, petugas menyisir sejumlah jalur masuk menuju lokasi tambang ilegal sekaligus memasang garis polisi dan spanduk larangan.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Matawai La Pawu, Abubakar Sola Masriki, mengatakan patroli dilakukan untuk memastikan kawasan taman nasional tetap steril dari aktivitas pertambangan liar yang berpotensi merusak lingkungan hidup.

“Kami melakukan patroli bersama sekaligus sosialisasi kepada masyarakat dengan memasang Police Line di pintu masuk dan jalur menuju lokasi tambang emas ilegal,” ujarnya saat dikonfirmasi, sebagaimana diwartakan Times Indonesia, Sabtu (16/05/2026).

Selain melakukan pengawasan lapangan, aparat gabungan juga mendatangi desa-desa di sekitar kawasan TN Lai Wanggi Wanggameti untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait dampak aktivitas tambang ilegal terhadap ekosistem hutan konservasi.

Petugas menjelaskan aktivitas penambangan emas tanpa izin berpotensi menyebabkan kerusakan lingkungan jangka panjang, termasuk pencemaran sungai dan kerusakan habitat alami di kawasan konservasi negara.

“Kami mengimbau seluruh warga agar menghentikan aktivitas tambang di sungai maupun kawasan taman nasional demi menjaga kelestarian alam,” tegasnya.

Dalam patroli tersebut, sejumlah titik strategis yang diduga menjadi akses masuk para penambang ilegal turut dipasangi spanduk imbauan agar masyarakat tidak melakukan aktivitas penambangan di area taman nasional.

Tokoh masyarakat Laironja, Desa Wanggameti, Daniel K. Maramba Windi, menyatakan dukungannya terhadap langkah aparat gabungan dalam menjaga kawasan konservasi dari aktivitas tambang ilegal.

“Kami sangat mengapresiasi langkah tegas tim gabungan. Harapannya, sumber daya alam khususnya tambang emas tetap terjaga dari kerusakan,” katanya.

Pengawasan terhadap aktivitas PETI di kawasan TN Lai Wanggi Wanggameti dipastikan akan terus dilakukan sebagai upaya mencegah kerusakan lingkungan yang lebih luas serta menjaga keberlanjutan sumber daya alam di Sumba Timur. []

Redaksi05

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews Kasus