Trump Optimistis Kesepakatan AS-Iran Bisa Tercapai Pekan Depan

Trump Optimistis Kesepakatan AS-Iran Bisa Tercapai Pekan Depan

Bagikan:

WASHINGTON – Peluang tercapainya kesepakatan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali menguat setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan optimisme bahwa perundingan kedua negara dapat menghasilkan kesepakatan dalam waktu dekat, bahkan berpotensi tercapai pada pekan depan.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump saat membahas perkembangan komunikasi dengan Teheran di tengah upaya mencari solusi atas berbagai isu yang selama ini menjadi sumber ketegangan antara kedua negara. Menurutnya, jalur diplomasi masih membuka peluang besar dibandingkan penyelesaian melalui konfrontasi militer.

“Saya rasa Anda berbicara soal pekan depan,” kata Trump kepada ABC News saat berbicara mengenai prospek tercapainya kesepakatan dengan Iran, sebagaimana diberitakan Antara, Selasa, (02/06/2026).

Trump menilai kesepakatan yang sedang diupayakan dapat memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan kemenangan melalui jalur militer.

“Ini bukan hal yang mudah… Anda berbicara tentang negara yang sangat besar – mereka – negara yang sangat besar yang membuat kesepakatan. Sungguh, permusuhan yang luar biasa,” katanya.

Di sisi lain, Pemerintah Iran belum memberikan kepastian mengenai hasil akhir pembahasan yang sedang berlangsung. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyebut komunikasi dan pertukaran pesan antara Iran dan AS masih terus dilakukan untuk menjajaki kemungkinan tercapainya kesepakatan.

“Pembahasan dan pertukaran pesan masih terus berlangsung. Sampai hasil yang jelas tercapai, tidak mungkin membuat penilaian apa pun. Semua yang sedang dikatakan saat ini hanyalah spekulasi dan tidak seharusnya dianggap serius,” ujar Araghchi melalui Telegram.

Perkembangan terbaru ini muncul setelah Trump menggelar pengarahan intelijen di Washington pada Jumat lalu dan menyatakan akan mengambil keputusan final terkait isu Iran. Namun, sejumlah media AS melaporkan bahwa hingga kini belum ada kesepakatan akhir yang berhasil dicapai oleh kedua pihak.

Laporan media internasional juga menyebutkan bahwa pemerintahan Trump telah mengajukan proposal baru dengan sejumlah persyaratan yang lebih ketat dalam upaya mencapai kesepakatan dengan Teheran. Meski demikian, proses negosiasi masih berlangsung dan belum menghasilkan keputusan final.

Pernyataan dari kedua pihak menunjukkan bahwa jalur diplomasi masih menjadi opsi utama yang ditempuh untuk meredakan ketegangan. Keberhasilan perundingan tersebut berpotensi memengaruhi stabilitas kawasan dan hubungan kedua negara dalam jangka panjang. []

Redaksi05

Bagikan:
Hotnews Internasional Perang