Pengendara Motor Tewas Terpental ke Selokan Usai Tabrakan dengan Truk di Sragen

Pengendara Motor Tewas Terpental ke Selokan Usai Tabrakan dengan Truk di Sragen

Bagikan:

SRAGEN – Seorang pengendara sepeda motor tewas setelah terlibat tabrakan dengan truk di Jalan Ring Road Utara, Kampung Tegrat, Kelurahan Nglorog, Kecamatan Sragen, Kabupaten Sragen, Kamis (11/06/2026) dini hari. Korban bahkan terpental hingga masuk ke saluran air sedalam sekitar dua meter sebelum akhirnya dievakuasi petugas.

Korban diketahui bernama Andri Supriyanto (41), warga Dukuh Demakan, Desa Pilangsari, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka berat akibat benturan keras dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sekretaris Public Safety Center (PSC) 119 Sukowati Sragen, Nengah Adnyana Oka Manuaba, mengatakan pihaknya menerima laporan mengenai adanya korban kecelakaan yang jatuh ke dalam saluran air di tepi jalan.

“Kami mendapatkan informasi awal ada satu korban masuk selokan air. Setelah kami cek, korban kondisi meninggal dunia. Korban dievakuasi dari selokan air ke darat dengan ketinggian selokan sekitar dua meter,” kata Oka, sebagaimana diberitakan Solopos, Kamis (11/06/2026).

Evakuasi korban dilakukan menggunakan ambulans Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sragen. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah dibawa ke Instalasi Forensik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soehadi Prijonegoro Sragen untuk penanganan lebih lanjut.

Oka menjelaskan, korban mengalami cedera berat di sejumlah bagian tubuh akibat kecelakaan tersebut.

“Andri Supriyanto kondisi meninggal dunia mengalami luka berat pada kepala, kepala pecah menjadi dua bagian, fraktur tertutup tulang rusuk sebelah kanan, pergelangan tangan kanan dan sejumlah luka di kaki,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Kepolisian Resor (Polres) Sragen, Kukuh Satria Leksono, menjelaskan kecelakaan melibatkan truk Mitsubishi Fuso bernomor polisi B-9038-WO yang dikemudikan Bryan Ade Kurniawan (26) dan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi AD-5774-AZE yang dikendarai korban.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, truk melaju dari arah barat menuju timur di belakang kendaraan lain yang belum diketahui identitasnya. Saat berada di lokasi kejadian, pengemudi truk diduga berupaya mendahului kendaraan di depannya dengan mengambil jalur kanan.

Pada waktu bersamaan, korban melaju dari arah berlawanan. Jarak yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan tidak dapat dihindari hingga korban terpental ke saluran air di sisi jalan.

“Karena jarak sudah dekat, pengemudi truk tidak bisa menguasai laju kendaraan dan membentur sepeda motor korban. Setelah terjadi benturan, pengendara motor terpental jatuh ke sungai, maka terjadilah laka lantas,” jelas Kukuh.

Saat ini, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sragen masih melakukan penyelidikan lanjutan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan dan melengkapi keterangan dari para saksi. Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melakukan manuver mendahului kendaraan di ruas jalan dua arah. []

Redaksi05

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews Laka