Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dua Perempuan di Banyumas

Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dua Perempuan di Banyumas

Bagikan:

BANYUMAS – Aparat kepolisian masih mendalami penemuan dua perempuan meninggal dunia di sebuah rumah di RT 1 RW 10 Desa Patikraja, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah (Jateng), Jumat (12/06/2026). Salah satu korban ditemukan di dalam kamar, sedangkan pemilik rumah ditemukan meninggal di dalam sumur belakang rumah. Peristiwa tersebut diduga berkaitan dengan tindak pidana pembunuhan.

Kasus ini terungkap setelah warga mencurigai kondisi rumah yang tidak biasa sejak pagi hari. Lampu rumah milik Kartinah (81) diketahui masih menyala hingga sekitar pukul 06.30 WIB sehingga memicu warga melakukan pengecekan.

“Warga sedang duduk-duduk di depan rumah. Kemudian Bu Tiwi yang pertama mengetahui dan ada tetangga yang histeris,” ujar seorang tetangga korban yang enggan disebutkan identitasnya, sebagaimana diberitakan Serayunews, Jumat, (12/06/2026).

Setelah mendengar keributan tersebut, warga berinisiatif memeriksa kondisi rumah melalui akses samping.

“Warga kemudian mengecek ke arah yang lain. Saat melihat ke dalam sumur belakang rumah, ternyata ada jenazah di dalamnya,” kata dia.

Saksi menyebut korban yang ditemukan di dalam sumur terlihat mengalami luka pada bagian leher dan wajah membiru. Penemuan dua korban itu kemudian mengundang perhatian warga sekitar dan mendorong aparat melakukan pengamanan lokasi.

Di tengah proses penanganan awal, muncul informasi bahwa terduga pelaku diduga melarikan diri menggunakan sepeda motor ke arah timur. Namun hingga kini keberadaannya masih belum diketahui.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Patikraja Eko Sutanto membenarkan adanya dugaan tindak pidana yang menyebabkan dua korban meninggal dunia.

“Benar, ada dugaan pembunuhan dengan dua korban perempuan. Korban AA (18) ditemukan meninggal di dalam kamar, sedangkan K (81) ditemukan di dalam sumur belakang rumah. Korban K merupakan pemilik rumah,” katanya.

Kapolsek Patikraja menyatakan penyelidikan masih berlangsung dengan melibatkan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyumas guna mengungkap pelaku serta memastikan motif dan rangkaian kejadian.

“Hingga saat ini kami bersama Satreskrim Polresta Banyumas masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Proses evakuasi kedua korban berlangsung sekitar satu jam dengan melibatkan aparat kepolisian dan warga. Hasil penyelidikan lanjutan diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai penyebab kematian dan mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut. []

Redaksi05

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews Kriminal