Truk Air Mineral Tabrak Minibus di Bambanglipuro, Lima Orang Terluka

Truk Air Mineral Tabrak Minibus di Bambanglipuro, Lima Orang Terluka

Bagikan:

BANTUL – Lima penumpang minibus mengalami luka-luka setelah kendaraan yang mereka tumpangi ditabrak truk pengangkut air mineral di Jalan Samas, tepatnya di kawasan pertigaan Joilayah, Kapanewon Bambanglipuro, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (13/06/2026) siang.

Kecelakaan terjadi ketika sebuah truk pengangkut air mineral bernomor polisi K 9148 UK yang dikemudikan Miko melaju dari arah utara menuju kawasan Kapanewon Sanden. Saat bersamaan, minibus bernomor polisi AB 1629 GN yang dikemudikan Pinadi berada di tengah jalan dan hendak menyeberang di pertigaan Joilayah.

Benturan keras tidak dapat dihindari setelah truk diduga kehilangan kendali dan menghantam bagian kanan minibus. Akibatnya, minibus terseret hingga menabrak rumah warga yang berada di tepi jalan.

“Dari utara itu truknya kencang, entah kaget atau gimana, langsung nubruk mobil tadi yang sudah jalan pelan-pelan di tengah karena mau nyebrang,” ungkap Emma, seorang saksi mata, sebagaimana dilansir Beritasatu, Sabtu, (13/06/2026).

Menurut Emma, situasi lalu lintas yang cukup ramai diduga menjadi pertimbangan pengemudi truk saat insiden terjadi.

“Mungkin karena pertimbangan kalau banting kanan akan memperbanyak korban karena lalu lintas sedang ramai, makanya truk langsung menabrak badan mobil, sampai keseret dan menabrak rumah warga,” imbuh Emma.

Lima penumpang minibus dilaporkan mengalami luka cukup serius dan langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Tidak ada keterangan lebih lanjut mengenai identitas maupun kondisi terkini para korban.

Peristiwa tersebut kembali menyoroti tingkat kerawanan kecelakaan di Jalan Samas yang menjadi jalur penghubung sejumlah wilayah di selatan Bantul, termasuk Kapanewon Sanden dan Kapanewon Kretek.

Warga setempat, Heru, mengatakan kepadatan kendaraan yang tinggi, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari, kerap memicu terjadinya kecelakaan di kawasan tersebut.

“Memang di jam-jam pagi dan sore, jalan ini sangat ramai, padat kendaraan, jadi sering terjadi kecelakaan, makanya masyarakat dihimbau waspada, dan hati-hati berkendara,” tandas Heru.

Kecelakaan ini menjadi pengingat penting bagi pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi persimpangan dan ruas jalan dengan volume kendaraan tinggi guna meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas. []

Redaksi05

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews Laka