Dua Rumah Terbakar di Seruyan, Satu Warga Alami Luka Bakar

Dua Rumah Terbakar di Seruyan, Satu Warga Alami Luka Bakar

Bagikan:

KUALA PEMBUANG – Respons cepat petugas pemadam kebakaran berhasil mencegah kobaran api meluas ke permukiman lain saat kebakaran melanda kawasan Jalan Samudin, Kecamatan Kuala Pembuang II, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah (Kalteng), Selasa (16/06/2026) dini hari. Insiden tersebut menghanguskan dua unit rumah dan menyebabkan satu warga mengalami luka bakar.

Berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Seruyan, informasi kebakaran diterima pada pukul 02.03 WIB. Petugas Regu I segera bergerak menuju lokasi pada pukul 02.05 WIB dan tiba tiga menit kemudian untuk melakukan pemadaman.

Kepala Seksi (Kasi) Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Seruyan Nanang Kosim mengatakan, petugas langsung melakukan upaya pengendalian api guna mencegah kebakaran merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.

“Setelah menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi dan melakukan upaya pemadaman guna mencegah api meluas ke bangunan lain di sekitar tempat kejadian,” ujar Nanang.

Dalam operasi tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Seruyan mengerahkan tiga unit mobil tangki, Mobil 09, serta satu unit slepon. Penanganan kebakaran juga melibatkan personel Regu II, Regu III, staf dan pimpinan dinas, serta unsur Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Nanang menjelaskan, proses pemadaman dan pendinginan berlangsung selama lebih dari dua jam hingga api berhasil dikendalikan sepenuhnya.

“Operasi pemadaman dan pendinginan selesai pada pukul 04.13 WIB. Selanjutnya seluruh personel kembali ke posko setelah memastikan tidak ada lagi potensi api yang dapat memicu kebakaran lanjutan,” katanya.

Dua rumah yang terdampak kebakaran diketahui milik Taci Wahung dan Amat. Selain kerusakan bangunan, satu orang dilaporkan mengalami luka bakar akibat insiden tersebut.

“Kami mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan kejadian ini sehingga proses pemadaman dapat berjalan dengan baik dan kondisi di lokasi dapat segera diamankan,” tambah Nanang.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan oleh pihak terkait, sementara besaran kerugian materiil masih didata. Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan permukiman. Informasi mengenai kejadian ini sebagaimana diwartakan Tabengan, Selasa, (16/06/2026). []

Redaksi05

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews Peristiwa