Pencarian 8 Korban Speedboat Tenggelam di MBD Diperpanjang Dua Hari

Pencarian 8 Korban Speedboat Tenggelam di MBD Diperpanjang Dua Hari

Bagikan:

AMBON – Upaya pencarian delapan penumpang speedboat yang hilang setelah insiden tenggelam di perairan Pulau Dai, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Provinsi Maluku, memasuki tahap lanjutan. Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan memutuskan memperpanjang operasi pencarian selama dua hari guna memaksimalkan peluang menemukan para korban yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Keputusan tersebut diambil setelah evaluasi operasi pencarian hari ketujuh yang melibatkan tim SAR gabungan, keluarga korban, serta unsur masyarakat setempat. Perpanjangan pencarian berlaku mulai Jumat (19/06/2026) hingga Sabtu (20/06/2026).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ambon, Muhamad Arafah, mengatakan keputusan tersebut merupakan hasil rapat evaluasi yang digelar setelah pencarian selama sepekan belum membuahkan hasil.

“Ada perpanjangan operasi pencarian selama dua hari, jadi mulai hari ini sampai besok,” kata Arafah kepada Kompas.com via telepon, Jumat (19/06/2026), sebagaimana dilansir Kompas, Jumat (19/06/2026).

Menurut Arafah, keluarga korban turut dilibatkan dalam proses evaluasi sehingga keputusan perpanjangan operasi dilakukan berdasarkan pertimbangan bersama.

“Iya jadi setelah pencarian hari ketujuh kemarin tim SAR gabungan melakukan rapat evaluasi dan diputuskan untuk memperpanjang operasi pencarian selama dua hari, kebetulan kemarin ada keluarga korban juga yang ikut pencarian,” ungkapnya.

Untuk mendukung operasi lanjutan, Basarnas Ambon telah berkoordinasi dengan Camat Babar Barat, perangkat Desa Sinairusi, serta masyarakat yang selama ini berpartisipasi aktif dalam pencarian korban di sekitar lokasi kejadian.

“Semalam ini karena tim masih melakukan pencarian di lapangan jadi kita sudah sampaikan ke Pak Camat untuk diteruskan kepada tim semua,” ujarnya.

Memasuki hari pertama masa perpanjangan, tim SAR gabungan bersama warga kembali menyisir perairan sekitar Pulau Dai sejak pagi. Pencarian dilakukan dengan harapan seluruh korban dapat segera ditemukan.

“Jadi hari ini mulai lanjut lagi pencarian oleh tim SAR gabungan, masyarakat juga ikut mencari,” katanya.

Arafah berharap tambahan waktu pencarian tersebut dapat memberikan hasil positif bagi keluarga korban yang masih menunggu kepastian nasib anggota keluarganya.

“Ya kita berharap dan terus berdoa semoga dalam waktu dua hari ini mereka semua dapat ditemukan,” ucapnya.

Diketahui, speedboat yang mengangkut 10 penumpang tenggelam setelah diterjang cuaca buruk dan gelombang tinggi saat melintas di perairan Pulau Dai, MBD, pada Kamis (11/06/2026). Dalam kejadian tersebut, dua penumpang berhasil selamat setelah berenang ke tepi pantai, sedangkan delapan penumpang lainnya masih dinyatakan hilang dan menjadi fokus pencarian tim SAR gabungan. []

Redaksi05

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews Peristiwa