Penemuan Mayat di Ubud Gegerkan Warga, Jalur Evakuasi Jadi Kendala

Penemuan Mayat di Ubud Gegerkan Warga, Jalur Evakuasi Jadi Kendala

Bagikan:

GIANYAR – Proses evakuasi sesosok jenazah yang ditemukan tersangkut di bebatuan Sungai Ayung, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, Jumat (19/06/2026), menghadapi kendala karena terbatasnya akses keluar dari lokasi penemuan.

Jenazah yang ditemukan di kawasan wisata arung jeram tersebut belum dapat segera dievakuasi meski tim gabungan telah berhasil mencapai titik lokasi. Petugas masih menunggu keputusan aparat kepolisian terkait jalur yang akan digunakan untuk membawa jenazah keluar dari area sungai.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar, I Gusti Ngurah Dibya Presasta, mengatakan akses menuju lokasi penemuan memanfaatkan jalur masuk salah satu restoran di Desa Kedewatan.

“Soal masuk, kami dapat akses restoran untuk menuju TKP penemuan. Akses terbatas, hanya petugas yang berkepentingan yang bisa masuk,” ujar Dibya.

Meski demikian, proses evakuasi terkendala karena sejumlah pihak tidak mengizinkan jenazah melintas di area milik mereka. Selain pertimbangan adat dan keyakinan setempat, terdapat kekhawatiran bahwa keberadaan jenazah dapat memengaruhi aktivitas usaha pariwisata di sekitar lokasi.

“Ada kendala pada jalur evakuasi, beberapa pihak melarang melintas di kawasannya,” ujar Dibya.

Menurutnya, seluruh personel dan ambulans evakuasi telah disiagakan. Namun, langkah selanjutnya masih menunggu arahan dari kepolisian terkait akses yang dapat digunakan untuk mengeluarkan jenazah dari tempat kejadian perkara (TKP).

“Tim evakuasi sudah siap. Saat ini kami masih menunggu keputusan dari kepolisian untuk akses keluar dari TKP,” ujarnya.

Hingga Jumat siang, identitas jenazah yang ditemukan di aliran Sungai Ayung tersebut masih belum diketahui. Aparat kepolisian bersama petugas terkait masih melakukan penanganan dan pendalaman lebih lanjut terhadap temuan tersebut, sebagaimana dilansir Tribun Bali, Jumat (19/06/2026). []

Redaksi05

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews Peristiwa