Pemuda Bangkalan Tewas Terlindas Truk Usai Terjatuh di Jalan Bergelombang Mojoagung

Pemuda Bangkalan Tewas Terlindas Truk Usai Terjatuh di Jalan Bergelombang Mojoagung

Bagikan:

JOMBANG – Kepolisian Resor (Polres) Jombang masih menyelidiki penyebab kecelakaan maut yang menewaskan seorang pengendara sepeda motor di Jalan Raya Bendorangkang, Desa Tanggalrejo, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Sabtu (20/06/2026) dini hari. Dugaan awal mengarah pada kondisi jalan bergelombang yang menyebabkan korban kehilangan kendali sebelum terlindas truk.

Korban diketahui bernama Irfan Ramadani (20), warga Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan. Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 01.30 WIB saat korban mengendarai sepeda motor Yamaha Vega R bernomor polisi L-4264-FN dari arah Surabaya menuju Jombang.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kecelakaan melibatkan sepeda motor korban dan truk Isuzu Tronton Hi Wing Box bernomor polisi S-8032-NE yang melaju searah dari timur ke barat. Saat kejadian, korban diduga berupaya mendahului kendaraan di depannya.

“Diduga korban melintasi jalan yang bergelombang sehingga oleng dan terjatuh,” kata Miftakhul Khoir, pengemudi truk, sebagaimana dilansir Beritajatim, Sabtu, (20/06/2026).

Setelah kehilangan keseimbangan, sepeda motor korban terjatuh dan masuk ke kolong truk yang berada di lajur kiri. Korban kemudian terlindas ban kendaraan berat tersebut dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Selain menyebabkan korban jiwa, sepeda motor yang dikendarai Irfan juga terseret sekitar 200 meter sebelum akhirnya berhenti. Sementara itu, Miftakhul Khoir, warga Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, tidak mengalami luka dalam insiden tersebut.

Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jombang, Siswanto, membenarkan adanya kecelakaan yang merenggut nyawa pengendara tersebut. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengumpulkan bukti dan mengungkap faktor penyebab kecelakaan secara menyeluruh.

“Penyebab pasti kecelakaan yang menelan korban jiwa ini masih kita dalami,” kata Siswanto.

Hingga kini, penyidik masih menelusuri berbagai kemungkinan yang menjadi pemicu kecelakaan, termasuk kondisi permukaan jalan, situasi arus lalu lintas, serta faktor lain yang dapat memengaruhi keselamatan berkendara di lokasi kejadian. []

Redalsi05

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews Laka