PASURUAN – Kecelakaan beruntun yang melibatkan sebuah bus, dump truk, dan truk kontainer terjadi di ruas Tol Gempol-Pasuruan (Gempas), Jumat (26/06/2026) sekitar pukul 03.05 WIB. Insiden di Kilometer (KM) 782.800 jalur B tersebut mengakibatkan dua orang mengalami luka-luka, sementara puluhan penumpang bus dipastikan selamat.
Petugas dari Patroli Jalan Raya (PJR) Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim) bersama pengelola jalan tol segera melakukan penanganan di lokasi dengan mengevakuasi korban, mengatur arus lalu lintas, serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab kecelakaan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebagaimana diberitakan Detik, Jumat (26/06/2026), kecelakaan bermula ketika bus bernomor polisi N 7610 UB yang dikemudikan Very Wahyudi melaju dari arah Bali menuju Malang di lajur cepat dengan membawa 52 penumpang. Bus diduga menabrak bagian belakang dump truk Colt Diesel bernomor polisi S 9246 UQ yang berada di depannya.
Benturan tersebut membuat dump truk terdorong ke sisi kiri hingga menyerempet kabin depan truk kontainer bernomor polisi L 9710 UD yang melaju di lajur lambat. Akibatnya, dump truk terguling di bahu luar jalan tol dan muatan roti yang diangkutnya tumpah ke lajur lambat.
“Dump truk kemudian terguling di bahu luar jalan tol, sementara muatan roti tumpah ke lajur lambat. Bus berhenti dalam posisi normal di lajur cepat menghadap ke arah barat, sedangkan truk kontainer berhenti di bahu luar,” kata Ridho Pramana.
Akibat kecelakaan tersebut, seorang kru bus bernama Halid Taufik mengalami patah tulang pada kedua kaki dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangil. Sementara itu, pengemudi dump truk, Moch Ervanudin, mengalami luka lecet pada lengan kanan.
“Sebanyak 52 penumpang bus lainnya dilaporkan dalam kondisi sehat. Tidak ada korban meninggal dunia dalam kecelakaan,” terangnya.
Selain menangani korban, petugas juga mendata saksi, mengevakuasi kendaraan yang terlibat, dan memulihkan kondisi lalu lintas di ruas Tol Gempas. Kerugian material akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta.
Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan petugas. Dugaan awal mengarah pada faktor pengemudi bus yang mengantuk saat mengemudi. []
Redaksi05

