TULANG BAWANG – Kepolisian Resor (Polres) Tulang Bawang mengungkap sindikat pencurian baterai Base Transceiver Station (BTS) setelah aksi pengejaran yang berujung baku tembak di wilayah Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, Minggu (28/06/2026) dini hari. Dalam operasi tersebut, satu terduga pelaku tewas, enam lainnya ditangkap, sementara polisi turut mengamankan senjata api rakitan, narkotika, serta enam unit baterai BTS hasil dugaan pencurian.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Tulang Bawang, Apfryyadi Pratama, mengatakan pengungkapan kasus bermula sekitar pukul 00.09 WIB setelah pihaknya menerima laporan dari mitra penyedia layanan telekomunikasi mengenai dugaan pencurian baterai BTS di Kampung Mekar Indah Jaya, Kecamatan Banjar Baru.
“Saat personel tiba di lokasi, para pelaku sudah melarikan diri, namun kondisi rak baterai tower sudah jebol dan rusak. Kami langsung berkoordinasi dengan Polsek jajaran untuk penyekatan,” katanya, sebagaimana dilansir Kumparan, Minggu (28/06/2026).
Saat melakukan penyekatan, petugas mendeteksi sebuah mobil Toyota Calya berwarna putih melaju dengan kecepatan tinggi. Kendaraan tersebut diduga digunakan para pelaku untuk melarikan diri. Upaya penghentian kendaraan di depan Mapolres Tulang Bawang gagal setelah mobil menabrak kendaraan petugas dan pelaku melepaskan tembakan dari dalam mobil.
Pengejaran berlanjut hingga Gerbang Tol Menggala. Di lokasi tersebut, pelaku kembali berusaha menerobos blokade sehingga terjadi aksi saling tembak dengan petugas.
“Pelaku sempat melepaskan tembakan ke arah petugas dan membahayakan keselamatan anggota di lapangan,” ujar Apfryyadi.
Dalam tindakan kepolisian, seorang terduga pelaku bernama Aria Isnandar (32), warga Kabupaten Lampung Utara, dinyatakan meninggal dunia dan dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Kepolisian Daerah (Polda) Lampung. Sementara enam terduga pelaku lainnya, yakni Afrizal (29), Erik Kantona (33), Ardiansyah (29), Prastia Isnanda (29), Muhamad Junardi (20), dan Trianjunanda Saputra (30), berhasil diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Para tersangka yang selamat saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Tulang Bawang,” katanya.
Hasil penyelidikan sementara menunjukkan kelompok tersebut diduga telah melakukan pencurian baterai BTS di tiga lokasi berbeda di wilayah hukum Polres Tulang Bawang, yakni di Kampung Mekar Indah Jaya dan Kampung Sukamaju, Kecamatan Banjar Margo, sepanjang pertengahan Juni 2026.
“Total ada tiga TKP yang mereka gasak baterai BTS-nya,” ujarnya.
Menurut Apfryyadi, pencurian baterai cadangan BTS menyebabkan gangguan layanan telekomunikasi di sejumlah wilayah karena menara kehilangan sumber daya cadangan ketika pasokan listrik utama terganggu.
“Dampaknya, sinyal sempat hilang dan mengganggu aktivitas masyarakat yang membutuhkan layanan internet,” jelasnya.
Dari tangan para terduga pelaku, polisi menyita dua pucuk senjata api rakitan beserta amunisi, tiga kendaraan, tiga pelat nomor palsu, gerinda, bor baterai, linggis, alat pemotong kabel, serta enam unit baterai BTS yang diduga hasil pencurian. Selain itu, petugas juga menemukan dua plastik klip berisi narkotika jenis sabu dan delapan plastik klip bekas pakai.
“Dari hasil tes urine, semuanya positif narkoba dan ditemukan juga barang bukti sabu,” pungkasnya. []
Redaksi05

