Penyerangan di Pasar Induk Caringin Bandung, Dua Orang Tewas

Penyerangan di Pasar Induk Caringin Bandung, Dua Orang Tewas

Bagikan:

Penyerangan yang diduga dipicu kesalahpahaman di Pasar Induk Caringin, Bandung, menewaskan dua orang dan melukai dua lainnya, sementara polisi memburu tiga orang yang identitasnya telah diketahui.

JAWA BARAT – Polisi memburu tiga orang yang diduga terlibat dalam penyerangan di kawasan Pasar Induk Caringin, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (24/10/2026) petang. Insiden yang diduga bermula dari kesalahpahaman tersebut menyebabkan dua orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Babakan Ciparay, Kardi, mengatakan identitas tiga orang yang diduga terlibat telah diketahui. Namun, saat petugas mendatangi rumah mereka, ketiganya belum ditemukan.

“Identitasnya sudah diketahui. Ada tiga orang, tetapi saat kami cek ke rumahnya, mereka belum pulang,” ujar Kardi, Minggu (25/10/2026), sebagaimana diberitakan Sindo News, Minggu, (25/10/2026).

Salah satu korban meninggal dunia diketahui berinisial FR (22), yang bekerja sebagai petugas parkir di kawasan pasar. Sementara itu, identitas korban meninggal dunia lainnya belum dijelaskan dalam informasi yang tersedia.

Kardi menjelaskan, penyerangan terjadi menjelang waktu Magrib. Berdasarkan penyelidikan awal, peristiwa tersebut diduga dipicu kesalahpahaman yang berkembang menjadi pertikaian setelah ada pihak yang memanaskan situasi.

“Permasalahannya kesalahpahaman, cuma biasa ada yang panas-panasin,” katanya.

Polisi juga mendalami kemungkinan keterkaitan dinamika antarkelompok pekerja di kawasan pasar dengan insiden tersebut. Aktivitas di Pasar Induk Caringin melibatkan sejumlah kelompok, termasuk petugas parkir dan buruh panggul.

“Namanya di pasar, ada kelompok-kelompok, ada kelompok parkir, ada kelompok panggul,” jelasnya.

Selain dua korban meninggal dunia, dua orang lainnya mengalami luka-luka. Salah seorang korban dilaporkan mengalami cedera parah pada tangan hingga sejumlah jarinya putus.

Hingga Minggu (25/10/2026), polisi masih berupaya menemukan ketiga orang yang diduga terlibat. Motif pasti penyerangan dan rangkaian kejadian yang menyebabkan jatuhnya korban masih dalam pendalaman aparat.

Polisi berharap para terduga pelaku segera ditemukan agar proses hukum dapat berjalan. Pengungkapan perkara ini diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai penyebab pertikaian sekaligus mencegah konflik serupa kembali terjadi di kawasan pasar. []

Redaksi1

Bagikan:
Berita Daerah Konflik