Seorang pelajar berusia 12 tahun diduga bertabrakan dengan sepeda motor dari arah berlawanan saat menyalip di Jalan Pantai Pancer Door, Pacitan, sehingga tiga orang terluka, termasuk satu korban patah tulang kaki.
JAWA TIMUR – Risiko kecelakaan akibat pengendara di bawah umur kembali menjadi sorotan setelah seorang pelajar berusia 12 tahun diduga bertabrakan dengan sepeda motor dari arah berlawanan saat mencoba mendahului kendaraan di Jalan Pantai Pancer Door, Lingkungan Barehan, Kelurahan Ploso, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Kamis (27/8/2026) malam. Insiden pada pukul 21.15 WIB itu mengakibatkan tiga orang terluka, termasuk seorang pengendara yang mengalami patah tulang kaki kanan.
Kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor Yamaha Jupiter MX bernomor polisi AE 2614 ZE yang dikendarai Muhammad Hafizh Sugiantoro (12) dan Yamaha Jupiter Z bernomor polisi AE 6436 ZH yang dikemudikan Dimas Sulistiyono (22), dengan Dewi Sartika (21) sebagai penumpang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor (Polres) Pacitan, Agustaf Yunastianto, menjelaskan kecelakaan diduga terjadi karena pengendara Jupiter MX kurang memperhatikan arus lalu lintas dari arah berlawanan ketika mendahului kendaraan di depannya.
“Pengemudi Jupiter MX melaju dari arah timur ke barat. Sesampainya di TKP, yang bersangkutan sedang mendahului sebuah kendaraan di depannya. Namun, karena kurang memperhatikan kendaraan yang melaju dari arah berlawanan, akhirnya bertabrakan dengan kendaraan Jupiter Z,” kata Agustaf, sebagaimana diberitakan Pacitanku pada Kamis (27/8/2026).
Berdasarkan keterangan kepolisian, Hafizh melaju dari arah timur menuju barat sebelum berusaha menyalip kendaraan di depannya. Namun, dari arah berlawanan, sepeda motor yang dikendarai Dimas datang dengan membonceng Dewi. Jarak kedua kendaraan yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan frontal tidak dapat dihindari.
Benturan tersebut mengakibatkan ketiga orang yang terlibat mengalami luka. Hafizh mengalami cedera pada bagian belakang kepala, Dimas menderita patah tulang kaki kanan, sedangkan Dewi mengalami cedera pada lutut kanan.
Ketiga korban kemudian dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan medis. Polisi menyatakan seluruh korban dalam keadaan sadar dan menjalani penanganan medis atas luka yang dialami.
Kecelakaan ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap anak yang mengendarai kendaraan bermotor serta kepatuhan pada aturan keselamatan berlalu lintas. Pengendara juga perlu memastikan kondisi jalan dan arus kendaraan dari arah berlawanan aman sebelum mendahului, guna menghindari tabrakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain. []
Redaksi 1

