Rusia dan Ukraina memberlakukan gencatan senjata lokal di Oleshky untuk mendukung pengiriman bantuan dan evakuasi warga, meski serangan di Kyiv dan wilayah lain masih berlanjut.
RUSIA – Kesepakatan gencatan senjata lokal antara Rusia dan Ukraina mulai membuka peluang masuknya bantuan kemanusiaan ke Oleshky, wilayah pendudukan Rusia di Ukraina selatan, pada Selasa (27/10/2026). Namun, penghentian tembakan yang ditujukan untuk mendukung pengiriman makanan, obat-obatan, dan evakuasi warga itu belum meredakan pertempuran di wilayah lain, termasuk Kyiv.
Gencatan senjata tersebut diberlakukan untuk memungkinkan operasi kemanusiaan di Oleshky, kota di wilayah Kherson yang dilaporkan mengalami kekurangan parah bahan pangan dan obat-obatan. Kesepakatan ini menjadi langkah terbatas di tengah konflik yang masih berlangsung sejak invasi besar-besaran Rusia ke Ukraina pada Februari 2022.
Komisaris Parlemen Ukraina untuk Hak Asasi Manusia, Dmytro Lubinets, mengonfirmasi bahwa pihak Ukraina telah mematuhi kesepakatan penghentian tembakan tersebut.
“Sebagai kepala tim negosiasi Ukraina, saya mengonfirmasi bahwa pihak Ukraina memenuhi komitmennya,” kata Lubinets dalam unggahan di Facebook, sebagaimana diberitakan Kontan, Rabu, (28/10/2026).
Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia melalui Telegram menyatakan penghentian penembakan ke arah Kota Kherson dimulai pukul 04.00 waktu Moskow atau pukul 01.00 Greenwich Mean Time (GMT). Langkah itu dilakukan untuk mempersiapkan operasi kemanusiaan di Oleshky, yang berada di seberang Sungai Dnipro dari Kota Kherson.
Lubinets menyebut kesepakatan tersebut dicapai melalui koordinasi dengan Ibu Negara Amerika Serikat (AS) Melania Trump dan Komisaris Hak Asasi Manusia Rusia, Yana Lantratova. Koordinasi tersebut menjadi bagian dari upaya membuka akses bagi bantuan dan evakuasi warga di kawasan terdampak konflik.
Di tengah pelaksanaan gencatan senjata lokal, serangan baru dilaporkan menghantam Jembatan Selatan dan infrastruktur kereta bawah tanah di Kyiv pada Selasa. Pejabat setempat menyatakan serangan itu menyebabkan lalu lintas di sejumlah lokasi dihentikan sementara. Saksi Reuters juga mendengar suara ledakan di ibu kota Ukraina tersebut.
Situasi ini menunjukkan bahwa kesepakatan penghentian tembakan masih terbatas pada kebutuhan operasi kemanusiaan di Oleshky dan belum mencakup penghentian pertempuran secara menyeluruh.
Oleshky terletak di tepi timur Sungai Dnipro, wilayah Kherson, Ukraina selatan. Kota itu berhadapan dengan Kota Kherson yang dikuasai pasukan Ukraina. Rusia menguasai Oleshky sejak hari-hari awal invasi besar-besaran pada Februari 2022.
Di tengah konflik yang belum mereda, AS terus mengupayakan mediasi dengan berkomunikasi bersama kedua pihak. Upaya tersebut diarahkan untuk mencari jalan keluar dari perang yang menjadi konflik paling mematikan di Eropa sejak Perang Dunia II.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy pada Jumat (23/10/2026) mengatakan bahwa para negosiator dari Ukraina, Rusia, dan AS telah menyepakati rencana pertemuan tingkat teknis pada paruh pertama November di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA).
Pertemuan itu diharapkan menjadi bagian dari kelanjutan perundingan untuk mencari penyelesaian konflik. Meski demikian, keberhasilan gencatan senjata lokal di Oleshky dan rencana dialog berikutnya masih harus diuji di tengah berlanjutnya serangan di kawasan lain. []
Redaksi 1

