Pengurus PKB Kukar Dikukuhkan, Bidik 8 Kursi DPRD

Pengurus PKB Kukar Dikukuhkan, Bidik 8 Kursi DPRD

Bagikan:

Kepengurusan baru DPC PKB Kukar periode 2026–2031 menargetkan enam hingga delapan kursi DPRD sekaligus berupaya kembali memperoleh posisi pimpinan legislatif melalui konsolidasi organisasi dan pelayanan masyarakat.

KUTAI KARTANEGARA – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menargetkan perolehan enam hingga delapan kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kukar pada pemilihan umum (pemilu) mendatang. Target tersebut disertai ambisi untuk kembali memperoleh posisi pimpinan legislatif melalui penguatan organisasi dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Ketua DPC PKB Kukar Dedik Harianto menyampaikan target tersebut seusai pengukuhan pengurus periode 2026–2031 di Hotel Grand Fatma, Tenggarong, Rabu (28/10/2026). Pengukuhan itu menjadi momentum bagi kepengurusan baru untuk mempersiapkan langkah politik sekaligus memperkuat hubungan dengan masyarakat.

Dedik mengatakan, peningkatan perolehan kursi legislatif menjadi salah satu sasaran kepengurusan baru. Meski demikian, ia menekankan bahwa upaya mencapai target tersebut harus diiringi peningkatan kinerja dan kontribusi kader di tengah masyarakat.

“Kami mempunyai target ke depan, paling tidak kursi kami ini bertambah. Kami ingin PKB di Kabupaten Kukar bisa kembali mendapatkan posisi pimpinan di DPRD,” katanya.

Menurut Dedik, peningkatan jumlah kursi tidak cukup hanya mengandalkan penguatan struktur organisasi. Partai juga harus menunjukkan kemampuan memberikan pelayanan dan membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat.

Ia menilai kepercayaan pemilih perlu dibangun melalui kerja nyata para pengurus dan kader. Karena itu, pelayanan kepada masyarakat akan menjadi salah satu perhatian utama selama masa kepengurusan 2026–2031.

“Yang jelas, kami fokus dulu kepada pelayanan masyarakat. Kita fokus terhadap kinerja-kinerja kita di lapangan yang nantinya masyarakat akan menilai sendiri apakah PKB ini memang layak untuk dipilih atau tidak,” tegasnya.

Sebagai bagian dari persiapan menghadapi kontestasi politik, PKB Kukar juga memperkuat struktur organisasi hingga tingkat desa. Saat ini, kepengurusan partai telah terbentuk di seluruh 20 kecamatan, sementara pembentukan kepengurusan di tingkat desa masih berlangsung.

Penguatan organisasi tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan kegiatan partai sekaligus meningkatkan kemampuan kader dalam menyerap aspirasi masyarakat.

Dedik menjelaskan, penyelesaian kepengurusan tingkat desa merupakan bagian dari arahan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB. Seluruh jajaran pengurus diminta bekerja sama agar pembentukan struktur organisasi dapat diselesaikan sesuai jadwal.

“Target dari DPP ditetapkan pada bulan Desember ini. Kita harus menyelesaikannya. Mudah-mudahan, dengan kepengurusan yang baru ini, kita bisa mencapai target tersebut pada bulan Desember,” ungkapnya.

Ia menambahkan, keberadaan pengurus hingga tingkat desa diharapkan memperkuat komunikasi antara partai dan masyarakat. Dengan demikian, berbagai aspirasi maupun persoalan warga dapat lebih mudah dijangkau oleh jaringan organisasi.

Pengukuhan pengurus DPC PKB Kukar tersebut turut dihadiri Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kukar Teguh Wibowo, serta anggota Komisi XII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Fraksi PKB Syafruddin.

Melalui kepengurusan periode 2026–2031, PKB Kukar berupaya mengintegrasikan konsolidasi organisasi dengan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Langkah tersebut menjadi bagian dari persiapan partai dalam mengejar target pertambahan kursi sekaligus membuka peluang kembali memperoleh posisi pimpinan DPRD Kukar pada pemilu mendatang. []

Redaksi

Bagikan:
Berita Daerah Headlines