Sebanyak 10 dari 14 jalur terdampak banjir dan longsor di Thailand telah dibuka kembali, tetapi empat titik di Kanchanaburi dan Prachuap Khiri Khan masih tidak dapat dilalui kendaraan.
KANCHANABURI – Empat titik jalan di Thailand masih tidak dapat dilalui kendaraan setelah banjir dan tanah longsor merusak badan jalan di Provinsi Kanchanaburi dan Prachuap Khiri Khan hingga Kamis (29/10/2026). Meski 10 dari 14 jalur terdampak di enam provinsi telah kembali dibuka, kerusakan di empat lokasi tersebut membuat pengendara harus mencari jalur alternatif.
Pusat Manajemen Bencana Thailand melaporkan, gangguan lalu lintas terjadi pada sejumlah ruas jalan akibat bencana hidrometeorologi. Dari total 14 jalur yang sempat terdampak, empat titik masih terputus sepenuhnya dan terkonsentrasi di dua provinsi tersebut, sebagaimana diberitakan Kompas, Jumat (30/10/2026).
Di Kanchanaburi, kerusakan terjadi pada Jalan Raya 3480, tepatnya di antara kilometer (km) 30+109 dan km 30+121, Distrik Thong Pha Phum. Kondisi permukaan jalan di ruas tersebut mengalami kerusakan parah sehingga tidak dapat dilalui semua jenis kendaraan.
Sementara itu, tiga titik kerusakan berada di Prachuap Khiri Khan. Lokasi pertama terdapat di Jalan Raya 4 atau Jalan Phetkasem, pada bagian putar balik antara km 348+097 dan km 348+104. Ruas tersebut mengalami kerusakan akibat banjir dan tanah longsor.
Kerusakan serupa juga terjadi di Jalan Raya 4 antara km 358+906 dan km 358+936, Distrik Thap Sakae. Titik keempat berada di Jalan Raya 4372, mulai km 0+000 hingga km 0+495, Distrik Bang Saphan, tepatnya di akses masuk Jalan Wang Yao menuju Jalan Phetkasem lama.
Untuk mempercepat pemulihan akses, Departemen Jalan Raya Thailand menginstruksikan kantor jalan raya setempat dan unit pemeliharaan mengerahkan alat berat ke lokasi terdampak. Petugas juga memasang rambu peringatan, papan pengalihan arus, serta lampu keselamatan berkedip yang dioperasikan selama 24 jam.
Pengendara diminta memeriksa kondisi jalan dan prakiraan cuaca sebelum melakukan perjalanan. Masyarakat juga diimbau tidak menerobos ruas yang masih tergenang atau mengalami kerusakan karena berisiko membahayakan keselamatan.
Gangguan akses tersebut terjadi di tengah banjir yang melanda sejumlah wilayah Kanchanaburi sejak 28 Oktober 2026. Banjir dilaporkan berdampak pada 285 keluarga atau 519 orang di 19 desa yang tersebar di Distrik Muang, Sangkhla Buri, Tha Muang, Sri Sawat, dan Bo Phloi.
Peringatan cuaca juga diberlakukan di Prachuap Khiri Khan untuk periode 28–31 Oktober 2026. Kondisi ini membuat pemulihan jalan dan pemantauan cuaca menjadi penting agar mobilitas warga serta pengguna jalur antardaerah dapat kembali berlangsung dengan aman. []
Redaksi 1

