Bentrokan Pemuda di Luwu Lumpuhkan Trans Sulawesi, Polisi Turun Tangan

Bentrokan Pemuda di Luwu Lumpuhkan Trans Sulawesi, Polisi Turun Tangan

Bagikan:

LUWU – Konflik antar kelompok pemuda yang pecah di Jalan Poros Trans Sulawesi, Desa Baramamase, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu (Luwu), menyebabkan arus lalu lintas sempat lumpuh total pada Jumat (24/04/2026) sebelum akhirnya berhasil dikendalikan aparat kepolisian menjelang siang.

Bentrokan yang melibatkan dua kubu tersebut berlangsung sejak dini hari hingga pagi hari. Massa dari kedua pihak bahkan sempat menguasai badan jalan utama dan membangun semacam benteng pertahanan, sehingga kendaraan dari dua arah tidak dapat melintas.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Luwu, Adnan Pandibu, mengatakan pihaknya langsung menurunkan personel untuk meredam konflik yang meluas. “Personel kami dari Polres sudah di lokasi,” ujarnya, sebagaimana dilansir Kompas, Jumat, (24/04/2026).

Menurutnya, proses pembubaran tidak dapat dilakukan secara instan karena jumlah massa cukup besar dan situasi di lapangan dinilai berisiko tinggi. “Sabar, kami masih upayakan pembubaran dengan meminimalisir risiko semua pihak,” ucapnya.

Aparat dari Kepolisian Sektor (Polsek) Walenrang bersama Polres Luwu terus melakukan pengamanan dan pengendalian situasi untuk mencegah eskalasi konflik lebih lanjut.

Setelah upaya penanganan intensif, arus lalu lintas di jalur Trans Sulawesi dilaporkan mulai kembali normal sekitar pukul 11.30 Wita. Kendati demikian, aparat masih bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi potensi bentrokan susulan.

Hingga berita ini disusun, penyebab pasti bentrokan belum diungkap secara resmi. Warga di sekitar lokasi diimbau untuk tetap waspada serta menghindari area konflik demi menjaga keselamatan. []

Redaksi05

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews Kriminal