BANNU – Sedikitnya 15 anggota kepolisian dilaporkan tewas setelah sebuah pos polisi di Distrik Bannu, Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan barat laut, diserang pelaku bom bunuh diri pada Sabtu (09/05/2026) malam. Serangan itu juga menghancurkan bangunan pos dan kendaraan lapis baja yang berada di lokasi.
Aksi teror tersebut terjadi saat 18 personel kepolisian berjaga di pos keamanan. Para pelaku disebut menyerang menggunakan kendaraan berisi bahan peledak sebelum melancarkan tembakan dari berbagai arah usai ledakan terjadi.
Kepala Kepolisian setempat Sajjad Khan mengatakan ledakan besar menyebabkan kerusakan parah di sekitar lokasi, termasuk bangunan-bangunan yang berada dekat pos polisi.
“Ledakan itu menghancurkan seluruh bangunan pos dan satu kendaraan lapis baja yang berada di sana. Bangunan di dekatnya juga mengalami kerusakan parah akibat ledakan tersebut,” kata Sajjad Khan, sebagaimana dilansir Dawn, Senin (11/05/2026).
Serangan tersebut memicu operasi penyelamatan yang berlangsung hingga Ahad (10/05/2026) pagi. Petugas gabungan kemudian melakukan evakuasi korban dan pengamanan area pasca-ledakan.
Pascainsiden itu, aparat keamanan Pakistan meningkatkan pengawasan di sejumlah titik strategis di Kota Bannu. Kepolisian juga menambah pos pemeriksaan untuk mengantisipasi kemungkinan serangan lanjutan.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait kelompok yang bertanggung jawab atas aksi bom bunuh diri tersebut. Aparat keamanan masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap pelaku dan jaringan yang terlibat dalam serangan mematikan itu. []
Redaksi05

