Patroli gabungan Brimob dan Polres Metro Jakarta Timur mengamankan lima orang yang diduga terlibat tawuran di Kramat Jati serta membantu dua warga korban kecelakaan di Condet.
JAKARTA – Patroli gabungan Brigade Mobil (Brimob) dan Perintis Presisi Kepolisian Resor (Polres) Metro Jakarta Timur tidak hanya mengantisipasi gangguan keamanan, tetapi juga berujung pada penangkapan lima orang yang diduga terlibat tawuran di kawasan Batu Ampar II, Kramat Jati. Dalam kegiatan yang berlangsung hingga Rabu (04/11/2026) dini hari itu, petugas turut membantu dua warga yang mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Condet.
Lima orang tersebut diamankan sekitar pukul 03.48 WIB ketika personel gabungan mendapati aksi tawuran di Batu Ampar II. Saat petugas mengamankan lokasi, salah seorang pemuda sempat menjadi sasaran amukan warga setelah berusaha bersembunyi di dalam rumah penduduk.
Komandan Satuan (Dansat) Brimob Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya Henik Maryanto mengatakan, petugas segera mengendalikan situasi agar tidak terjadi tindakan kekerasan lanjutan terhadap pemuda tersebut. Kelima orang yang diamankan kemudian dibawa bersama barang bukti ke Polres Metro Jakarta Timur untuk menjalani pemeriksaan.
“Saat mengamankan lokasi tawuran, salah satu pemuda sempat menjadi sasaran amukan warga setelah berusaha bersembunyi di dalam rumah warga. Petugas kemudian mengamankan situasi dan membawa kelima pemuda beserta barang bukti ke Polres Metro Jakarta Timur untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Henik sebagaimana diberitakan Detikcom, Rabu (04/11/2026).
Dalam penanganan tersebut, polisi menyita satu stik golf, tiga telepon genggam, dan dua sepeda motor. Barang-barang itu diamankan sebagai barang bukti yang diduga berkaitan dengan peristiwa tawuran.
Henik menjelaskan, patroli melibatkan 12 personel gabungan yang menyisir sejumlah titik rawan di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Timur. Pemantauan dilakukan antara lain di kawasan Jatinegara, Condet, dan Kramat Jati untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Selain mengamankan lokasi tawuran, petugas juga memberikan pertolongan kepada dua warga yang mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Condet sekitar pukul 02.57 WIB. Personel membantu korban dan berupaya menghubungi keluarga agar keduanya segera memperoleh penanganan lebih lanjut.
Menurut Henik, kegiatan patroli tidak semata-mata diarahkan untuk mencegah tindak kriminalitas. Kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat juga ditujukan untuk memberikan perlindungan dan bantuan ketika warga menghadapi keadaan darurat.
“Kami akan terus meningkatkan patroli preventif agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat, terutama orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak dan remaja, khususnya pada malam hingga dini hari. Warga diharapkan tidak terlibat dalam tawuran atau kegiatan lain yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan.
Masyarakat yang menemukan tindak kriminalitas atau gangguan kamtibmas dapat menghubungi layanan panggilan (call center) Polri melalui nomor 110. Layanan tersebut disediakan secara gratis untuk menerima laporan maupun permintaan bantuan kepolisian.
Patroli gabungan dan respons terhadap kejadian di lapangan diharapkan dapat memperkuat rasa aman warga Jakarta Timur. Di sisi lain, pengawasan keluarga dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan tetap diperlukan agar potensi tawuran dapat dicegah sebelum menimbulkan korban maupun kerugian. []
Redaksi 01

