Forum Ekonomi Timur ke-11 Dibuka, Prabowo Jadi Sorotan di Vladivostok

Forum Ekonomi Timur ke-11 Dibuka, Prabowo Jadi Sorotan di Vladivostok

Bagikan:

Prabowo Subianto mendorong penggandaan perdagangan Indonesia-Rusia melalui I-EAEU FTA dengan memanfaatkan pasar Eurasia dan posisi Indonesia sebagai pintu masuk menuju ASEAN.

VLADIVOSTOK – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mendorong nilai perdagangan Indonesia dan Rusia meningkat dua kali lipat dengan memanfaatkan Indonesia–Eurasian Economic Union Free Trade Agreement (I-EAEU FTA), struktur ekonomi kedua negara yang dinilai saling melengkapi, serta posisi Indonesia sebagai pintu masuk menuju pasar Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).

Target tersebut disampaikan dalam rangkaian Forum Ekonomi Timur atau Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 yang berlangsung di kampus Far Eastern Federal University (FEFU), Pulau Russky, Vladivostok, Rusia, pada 1–4 September 2026. Prabowo hadir dalam forum tersebut sebagai tamu kehormatan utama pada Kamis (03/09/2026).

I-EAEU FTA menjadi salah satu instrumen yang diharapkan memperluas perdagangan antara Indonesia dan negara-negara anggota Uni Ekonomi Eurasia (Eurasian Economic Union/EAEU), yakni Armenia, Belarus, Kazakhstan, Kirgizstan, dan Rusia. Indonesia juga diposisikan sebagai akses strategis bagi pelaku usaha Eurasia menuju pasar ASEAN.

Indonesia telah menyelesaikan proses ratifikasi perjanjian tersebut. Perjanjian itu mencakup penghapusan atau pengurangan bea terhadap 11.882 pos tarif atau lebih dari 90 persen barang yang diperdagangkan dan diperkirakan mulai berlaku pada awal 2027.

Selain membuka akses bagi produk Indonesia ke lima negara anggota EAEU, perjanjian tersebut memberikan peluang bagi produsen Eurasia memasuki pasar Indonesia yang berpenduduk lebih dari 290 juta jiwa. Penguatan akses pasar tersebut diharapkan mendorong perdagangan, investasi, konektivitas, serta hubungan antarpelaku usaha kedua kawasan.

EEF ke-11 mengusung tema “Timur Jauh: Pembangunan untuk Kesejahteraan Masyarakat”. Forum tahunan tersebut menjadi wadah bagi pejabat pemerintah, pemimpin bisnis, dan pakar untuk membahas investasi, inovasi, teknologi, pembangunan infrastruktur, logistik, serta pengembangan kawasan Timur Jauh Rusia.

Presiden Rusia Vladimir Putin turut menghadiri forum dan melakukan pertemuan bilateral dengan Prabowo di Vladivostok pada Kamis (03/09/2026). Pertemuan yang berlangsung dalam format working lunch tersebut menegaskan kembali posisi Indonesia sebagai salah satu mitra strategis Rusia di kawasan Asia-Pasifik.

Selain Prabowo dan Putin, sesi utama forum melibatkan Perdana Menteri Mongolia Nyam-Osoryn Uchral, Wakil Presiden Myanmar Nyo Saw, serta Wakil Perdana Menteri Dewan Negara Tiongkok Ding Xuexiang. Kehadiran para pemimpin dan pejabat tinggi tersebut memperkuat dimensi internasional EEF dalam membangun konektivitas ekonomi Rusia dengan kawasan Asia.

Program EEF juga mencakup pembahasan investasi swasta, pengembangan teknologi, logistik, infrastruktur, transportasi otonom, serta penerbangan nirawak sipil. Selain agenda bisnis, forum dilengkapi kegiatan industri kreatif, budaya, dan pameran potensi kawasan Timur Jauh Rusia.

Penguatan I-EAEU FTA menjadi salah satu peluang konkret bagi Indonesia untuk mengembangkan akses ekspor ke kawasan Eurasia sekaligus memperluas investasi Rusia ke Indonesia. Keberhasilan mencapai target penggandaan perdagangan akan bergantung pada implementasi perjanjian, peningkatan konektivitas, serta kemampuan pelaku usaha kedua negara memanfaatkan pembukaan pasar secara efektif. []

Penulis: Amy Maulana | Penyunting: Agnes Wiguna

Bagikan:
Headlines Internasional