Israel Gempur Lebanon Selatan, 19 Orang Tewas Termasuk Anak-anak

Israel Gempur Lebanon Selatan, 19 Orang Tewas Termasuk Anak-anak

Bagikan:

BEIRUT – Serangan udara Israel di wilayah selatan Lebanon kembali memakan korban jiwa. Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan sedikitnya 19 orang tewas, termasuk tiga anak-anak, dalam serangan yang terjadi pada Selasa (19/05/2026) di sejumlah titik di Lebanon selatan di tengah meningkatnya eskalasi konflik antara Israel dan kelompok Hizbullah.

Dari total korban tewas, sebanyak 10 orang dilaporkan berasal dari sebuah kota di Distrik Tyre, wilayah barat daya Lebanon. Serangan tersebut terjadi saat ketegangan militer di kawasan perbatasan kembali meningkat dalam beberapa hari terakhir.

Kelompok Hizbullah yang didukung Iran mengklaim terlibat bentrokan dengan pasukan Israel yang disebut berupaya bergerak menuju Haddatha di Lebanon selatan. Dalam pernyataannya, Hizbullah mengaku berhasil menghancurkan sebuah tank militer Israel dalam pertempuran tersebut.

Sementara itu, militer Israel menyatakan sejumlah drone milik Hizbullah berhasil ditembak jatuh di wilayah utara Israel. Israel juga mengonfirmasi satu tentaranya tewas dalam insiden pada Selasa tersebut.

Konflik yang terus meluas di kawasan perbatasan Lebanon-Israel disebut semakin memperburuk kondisi keamanan warga sipil. Berdasarkan data otoritas Lebanon, lebih dari 3.000 orang dilaporkan tewas akibat serangan Israel sejak 2 Maret 2026 hingga saat ini.

Di sisi lain, media penyiaran publik Israel, KAN, melaporkan drone Hizbullah disebut telah menghambat hampir 80 persen operasi militer Israel di Lebanon selatan. KAN juga menyebut militer Israel mengalami keterbatasan peralatan untuk menghadapi ancaman drone yang terus meningkat, sebagaimana dilansir Sweden Herald, Rabu, (20/05/2026).

Situasi tersebut menandai meningkatnya intensitas konflik lintas perbatasan yang berpotensi memperluas ketegangan di kawasan Timur Tengah apabila tidak segera dikendalikan oleh pihak-pihak terkait. []

Redaksi05

Bagikan:
Hotnews Internasional Perang