Presiden Belarus Alexander Lukashenko mengusulkan Donald Trump memimpin PBB dan menyampaikan dukungan terbukanya dalam Konferensi Internasional Minsk untuk Keamanan Eurasia yang dihadiri peserta dari 50 negara.
MINSK – Pernyataan Presiden Belarus Alexander Lukashenko yang mengusulkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump memimpin Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menjadi sorotan dalam Konferensi Internasional Minsk untuk Keamanan Eurasia. Usulan tersebut disampaikan di tengah forum keamanan internasional yang dihadiri sekitar 600 peserta dari 50 negara di Minsk, Belarus, pada 3–4 November 2026.
Lukashenko menyampaikan gagasan itu saat menghadiri konferensi pada Selasa. Ia menilai Trump layak diberi tanggung jawab memimpin PBB karena dianggap mampu melakukan perubahan di organisasi internasional tersebut.
“Dia sebaiknya diberi tanggung jawab memimpin PBB,” kata Lukashenko di sela-sela Konferensi Internasional Minsk untuk Keamanan Eurasia, Selasa, dalam video pernyataan yang dirilis saluran Telegram Pul Pervogo, sebagaimana diberitakan Sputnik. Tanggal penerbitan laporan Sputnik tidak tercantum dalam materi sumber.
Lukashenko kemudian menjelaskan pandangannya mengenai kemungkinan kepemimpinan Trump di PBB. Ia menyebut organisasi itu membutuhkan pembenahan dan menilai Trump dapat melahirkan berbagai inisiatif baru.
“Dia akan secara cepat ‘membersihkan rawa-rawa” di sana dan menggagas begitu banyak inisiatif,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Lukashenko secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap Trump. Ia bahkan menyebut dirinya sebagai pendukung presiden Amerika Serikat tersebut dengan menggunakan istilah “Trumpist”. Lukashenko juga mengungkapkan bahwa dirinya mendukung Trump dalam pemilihan umum.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi yang mempertemukan perwakilan berbagai negara dan organisasi internasional untuk membahas keamanan kawasan Eurasia. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu diikuti peserta dari 50 negara dengan total sekitar 600 orang.
Sejumlah organisasi regional dan internasional turut mengirimkan perwakilan, antara lain Uni Negara Belarus dan Rusia, Persemakmuran Negara-Negara Merdeka (CIS), Organisasi Traktat Keamanan Kolektif (CSTO), Organisasi Keamanan dan Kerja Sama Eropa (OSCE), serta Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO).
Usulan Lukashenko menempatkan Trump sebagai calon pemimpin PBB menjadi pernyataan politik yang mencerminkan dukungan terbuka pemimpin Belarus terhadap presiden Amerika Serikat tersebut. Meski demikian, pernyataan itu disampaikan sebagai gagasan Lukashenko dalam forum internasional, bukan sebagai keputusan atau proses resmi mengenai pergantian kepemimpinan PBB. []
Redaksi 01

