BEKASI – Aparat Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya melalui Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan (Subdit Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) berhasil menangkap pelaku penyiraman cairan kimia yang diduga air keras terhadap seorang pria di kawasan Pondok Gede, Kota Bekasi, setelah sempat buron selama sepekan.
Penangkapan dilakukan pada Jumat (24/04/2026) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Pelaku berinisial R kini diamankan dan menjalani pemeriksaan intensif di Markas Polda Metro Jaya guna mengungkap motif di balik aksi kekerasan tersebut.
Kepala Subdirektorat (Kasubdit) Jatanras Polda Metro Jaya Abdul Rahim membenarkan penangkapan tersebut. “Iya benar, alhamdulillah pelaku sudah diamankan oleh tim Subdit Jatanras,” ujarnya, sebagaimana diberitakan Detiknews, Sabtu, (25/04/2026).
Peristiwa penyiraman terjadi pada Jumat (17/04/2026) sekitar pukul 23.00 WIB di sebuah warung makan di Jalan Ring Rudal, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati. Saat itu, korban bernama Supriadi baru saja pulang berbelanja dari Pasar Pondok Gede dan tengah merapikan barang dagangannya.
Tanpa diduga, pelaku menyiramkan cairan kimia dari arah luar warung yang mengenai wajah, dada, perut, serta kedua tangan korban. Serangan tersebut membuat korban mengalami luka bakar serius di sejumlah bagian tubuh.
Usai kejadian, korban berlari keluar meminta pertolongan warga. Warga sekitar segera memberikan bantuan awal dengan menyiramkan air bersih sebelum korban dibawa oleh istrinya ke Rumah Sakit (RS) Helsa Jatirahayu untuk mendapatkan penanganan medis.
Hingga kini, penyidik masih mendalami latar belakang aksi tersebut, termasuk kemungkinan adanya motif pribadi atau konflik sebelumnya antara pelaku dan korban. Polisi juga terus mengumpulkan keterangan tambahan untuk melengkapi berkas perkara.
Kasus ini menjadi perhatian karena kembali menyoroti maraknya tindak kekerasan menggunakan cairan berbahaya di ruang publik. Aparat mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika mengetahui potensi tindak kejahatan serupa guna mencegah korban berikutnya. []
Redaksi05

