Pemilik Apotek di Kupang Ditemukan Meninggal, Polisi Selidiki Penyebab

Pemilik Apotek di Kupang Ditemukan Meninggal, Polisi Selidiki Penyebab

Bagikan:

KUPANG – Aparat kepolisian masih menyelidiki penyebab kematian seorang perempuan berusia 28 tahun yang ditemukan meninggal dunia di dalam Apotek Allmendo Farma, Kelurahan Lasiana, Kota Kupang, pada Minggu (26/04/2026) sore.

Korban diketahui merupakan pemilik sekaligus apoteker di tempat usaha tersebut. Ia pertama kali ditemukan oleh adik laki-lakinya sekitar pukul 17.30 WITA setelah merasa khawatir karena sejak pagi tidak ada kabar, sementara apotek biasanya sudah beroperasi.

Sejumlah saksi di sekitar lokasi mengungkapkan aktivitas terakhir korban sebelum ditemukan meninggal. Salah satu penghuni kos, Rara, menyebut korban terakhir terlihat pada Sabtu malam dalam kondisi yang tidak seperti biasanya.

“Terakhir lihat tadi malam. Orangnya ceria, jadi kami tidak menyangka,” ujarnya, sebagaimana dilansir Tribunflores, Senin (27/04/2026).

Menurut Rara, korban dikenal aktif dan ramah serta kerap menghabiskan waktu di apotek miliknya. Namun, pada hari kejadian, tempat usaha tersebut tidak buka sejak pagi.

“Dia sering tidur di apotek. Biasanya buka setiap hari, pagi sudah buka dan tutup sekitar jam 11 malam. Tapi hari ini tidak buka dari pagi,” katanya.

Ia juga menuturkan perubahan sikap korban pada malam sebelum kejadian. “Tadi malam lihat dia seperti termenung, seperti sedang pikir sesuatu,” tambah Rara.

Keterangan serupa disampaikan pemilik kos, Yoes Nempung, yang memastikan identitas korban sebagai apoteker sekaligus pemilik usaha tersebut.

“Yang meninggal perempuan. Dia apoteker yang punya apotek. Terakhir saya lihat kemarin sebelum saya pergi ke Kupang,” ungkapnya.

Peristiwa ini sempat menarik perhatian warga sekitar hingga menyebabkan arus lalu lintas di depan lokasi melambat. Aparat kepolisian segera memasang garis polisi di tempat kejadian perkara (TKP) guna mengamankan area dan membatasi akses masyarakat.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Titus Uly untuk penanganan lebih lanjut, termasuk proses identifikasi dan pemeriksaan medis guna memastikan penyebab pasti kematian.

Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung dan pihak kepolisian belum menyimpulkan penyebab kematian korban. Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat setempat sekaligus pengingat pentingnya kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekitar. []

Redaksi05

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews Peristiwa