GROBOGAN – Seorang warga dilaporkan meninggal dunia setelah tertemper kereta api barang peti kemas Banteng Cargo di jalur hilir antara Stasiun Karangjati dan Stasiun Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah (Jateng), Jumat (15/05/2026) pagi. Insiden itu terjadi di kilometer (KM) 32+4/3 sekitar pukul 08.23 WIB saat kereta tujuan Surabaya melintas di lokasi kejadian.
Peristiwa tersebut kembali menambah daftar kecelakaan di jalur perkeretaapian Grobogan. Korban diketahui berasal dari Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Grobogan. Aparat kepolisian masih menunggu kedatangan pihak keluarga untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Gubug Anang Heriyanto membenarkan adanya insiden yang menyebabkan korban meninggal dunia tersebut.
”Benar (meninggal). Untuk saat ini kami masih menunggu keluarga korban dari Desa Manggarmas, Kecamatan Godong untuk memastikan lebih dulu,” katanya.
Sementara itu, pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang menjelaskan masinis telah memberikan peringatan sebelum tabrakan terjadi. Berdasarkan keterangan Awak Sarana Perkeretaapian (ASP), semboyan 35 sudah dibunyikan berulang kali untuk mengingatkan korban agar menjauh dari lintasan kereta.
”Namun orang yang menemper KA tidak menghindar sehingga terjadi insiden temperan. PT KAI Daop 4 Semarang turut prihatin dan menyayangkan atas kejadian tersebut,” ujar Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif dalam keterangan tertulis, sebagaimana dilansir Murianews, Jumat (15/05/2026).
KAI Daop 4 Semarang menyebut upaya pencegahan kecelakaan terus dilakukan melalui sosialisasi keselamatan di wilayah operasionalnya. Sepanjang Januari hingga 13 Mei 2026, perusahaan telah menggelar 150 kegiatan sosialisasi, terdiri atas 141 sosialisasi di perlintasan sebidang dan sembilan kegiatan edukasi di sekolah-sekolah.
Menurut KAI Daop 4 Semarang, edukasi keselamatan terus diperkuat guna menekan angka kecelakaan di jalur rel kereta api, baik melalui pendekatan internal maupun eksternal kepada masyarakat. []
Redaksi05

