Satpam SMAN 1 Banjaran Tewas Saat Selamatkan Siswi Hanyut

Satpam SMAN 1 Banjaran Tewas Saat Selamatkan Siswi Hanyut

Bagikan:

BANDUNG – Aksi penyelamatan yang dilakukan petugas keamanan SMAN 1 Banjaran berujung duka setelah Agus Sutisna (52) ditemukan meninggal dunia pada Kamis (16/04/2026) pagi. Korban sebelumnya terseret arus Sungai Cibanjaran saat berupaya menolong seorang siswi yang lebih dahulu hanyut akibat tanggul roboh di Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung.

Jenazah Agus ditemukan oleh tim pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan sekitar pukul 10.26 WIB di Kampung Badra, Desa Tarajusari, atau sekitar 3 kilometer dari titik awal korban terjatuh. Penemuan tersebut menjadi akhir dari pencarian intensif yang dilakukan sejak insiden terjadi.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Diki Sudrajat, menjelaskan kondisi korban saat ditemukan. “Korban ditemukan dalam posisi telungkup. Bagian ikat pinggangnya tersangkut pada sebuah tanggul di aliran sungai sehingga jasadnya tertahan di sana dan tidak terbawa arus lebih jauh,” ujar Diki saat ditemui di rumah duka, Kamis (16/04/2026), sebagaimana dilansir Kompas, Kamis (16/04/2026).

Peristiwa bermula ketika seorang siswi berinisial GLS (18) terjatuh ke sungai setelah tanggul di sekitar lokasi ambles akibat derasnya aliran air. Menyaksikan kejadian itu, Agus langsung menceburkan diri untuk memberikan pertolongan.

Namun derasnya arus Sungai Cibanjaran justru menyeret keduanya. Dari lima orang yang sempat melakukan upaya penyelamatan, empat orang berhasil menyelamatkan diri, sedangkan Agus dan siswi tersebut hilang terbawa arus.

“Pak Agus secara spontan ingin menolong almarhumah GL yang tenggelam. Ini murni aksi kemanusiaan yang sangat berani,” tambah Diki.

Siswi berinisial GLS sebelumnya juga telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah terbawa arus sejauh kurang lebih 5 kilometer dari lokasi kejadian.

Pihak sekolah bersama keluarga berencana memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum dengan menyalatkan jenazah di lingkungan SMAN 1 Banjaran sebelum dimakamkan di tempat pemakaman umum Desa Baros, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung. Peristiwa ini menyisakan duka mendalam sekaligus menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan di area bantaran sungai saat debit air meningkat. []

Redaksi05

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews Peristiwa