Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di Ternate Kurang dari 8 Jam

Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di Ternate Kurang dari 8 Jam

Bagikan:

TERNATE – Kepolisian Resor (Polres) Ternate menangkap terduga pelaku pembunuhan terhadap Suwardi Gani kurang dari delapan jam setelah kejadian di Kelurahan Tafure, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Maluku Utara, Rabu (27/05/2026). Pelaku berinisial DA diamankan saat diduga hendak melarikan diri menggunakan kapal tujuan Bacan.

Penangkapan dilakukan sekitar pukul 03.30 Waktu Indonesia Timur (WIT) oleh tim gabungan yang terdiri atas Unit Operasional (Opsnal) Kepolisian Sektor (Polsek) Ternate Utara, Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Ternate Selatan, dan Unit Reserse Mobile (Resmob) Polres Ternate.

Kepala Seksi (Kasi) Hubungan Masyarakat (Humas) Polres Ternate, Sudirjo, mengatakan tim gabungan mulai bergerak melakukan pencarian sejak Selasa (26/05/2026) malam sekitar pukul 23.00 WIT. Petugas menyisir sejumlah penginapan di kawasan pelabuhan untuk mengantisipasi upaya pelarian pelaku keluar dari Ternate.

Pencarian kemudian dilanjutkan ke Pelabuhan Bastiong setelah polisi memperoleh informasi bahwa terduga pelaku memiliki riwayat bekerja di wilayah Bacan. Saat pemeriksaan dilakukan di salah satu kapal rute Ternate-Bacan, petugas menemukan DA berada di dek dua kapal dalam posisi berbaring di tempat tidur penumpang.

Ketika hendak diamankan, pelaku disebut sempat mencoba melarikan diri sehingga petugas melakukan pengejaran.

“Keberhasilan pengungkapan kasus ini oleh tim gabungan Reskrim Polres ternate dan Polsek jajaran dalam waktu kurang dari 8 jam merupakan hasil kerja cepat dan sinergi tim di lapangan”, tambahnya, sebagaimana diberitakan Tribratanews, Rabu (27/05/2026).

Menurut Sudirjo, pelaku juga sempat melakukan perlawanan saat proses penangkapan berlangsung. Aparat kemudian mengambil tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur untuk mengamankan situasi.

DA diketahui merupakan pria yang berdomisili di Kabupaten Bolaang Mongondow, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Setelah diamankan, pelaku dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani perawatan medis sebelum diperiksa lebih lanjut di Polres Ternate.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, motif pembunuhan diduga dipicu emosi setelah korban disebut mengancam akan membunuh ayah pelaku.

Sudirjo menambahkan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Ternate, Anita Ratna Yulianto, mengapresiasi kerja cepat tim gabungan dalam mengungkap kasus tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan menyerahkan penanganan perkara sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.

“Kami menegaskan bahwa Polres Ternate berkomitmen untuk menindak tegas setiap pelaku tindak pidana demi menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif”, tutup Kasi Humas. []

Redaksi05

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews Kriminal