TUBAN – Aparat gabungan berhasil menggagalkan dugaan aktivitas pembalakan liar di kawasan hutan Jatirogo, Kabupaten Tuban (Tuban), setelah menemukan belasan batang kayu ilegal beserta kendaraan yang diduga digunakan pelaku untuk mengangkut hasil tebangan, Kamis (28/05/2026).
Operasi patroli yang melibatkan Bintara Pembina Desa (Babinsa) Komando Rayon Militer (Koramil) 0811/09 Jatirogo bersama Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jatirogo itu menyasar sejumlah titik rawan perusakan hutan di wilayah setempat.
Dari hasil penyisiran kawasan hutan, petugas mengamankan 15 batang kayu hasil pembalakan liar serta tiga unit sepeda motor yang diduga dipakai sebagai sarana operasional pengangkutan kayu ilegal. Seluruh barang bukti kini telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Komandan Rayon Militer (Danramil) 0811/09 Jatirogo Yanto menegaskan, aparat gabungan akan terus memperketat pengawasan guna mencegah kerusakan kawasan hutan akibat aktivitas illegal logging.
“Kelestarian hutan adalah tanggung jawab bersama. Patroli ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi bentuk komitmen kami dalam menjaga alam dari ancaman illegal logging. Kami akan terus bersinergi untuk memastikan kawasan hutan tetap aman dan lestari,” ujarnya, sebagaimana dilansir RRI, Kamis (28/05/2026).
Menurut Yanto, patroli dilakukan dengan menyisir medan hutan yang cukup berat dan terjal. Meski demikian, personel gabungan tetap berkomitmen menjaga kawasan hutan dari praktik perusakan lingkungan yang dapat mengancam ekosistem.
Sementara itu, Asisten Perhutani (Asper) KPH Jatirogo Sutrisno menyebut sinergi antara aparat teritorial dan Perhutani menjadi kekuatan penting dalam upaya menjaga kelestarian hutan di Tuban.
“Kerja sama ini menjadi energi besar bagi kami. Hutan bukan hanya sumber kehidupan hari ini, tetapi juga titipan untuk anak cucu kita di masa depan. Karena itu, perlindungan terhadap hutan harus terus dilakukan tanpa henti,” kata Sutrisno.
Ia menambahkan, keberhasilan pengamanan kayu ilegal tersebut menjadi peringatan bagi pelaku kejahatan lingkungan bahwa aparat akan terus meningkatkan pengawasan di kawasan hutan yang rawan pembalakan liar.
“Tidak akan kami biarkan siapapun menjarah hutan, termasuk di wilayah kami,” katanya.
Aparat gabungan memastikan patroli terpadu akan terus digencarkan sebagai langkah pencegahan sekaligus menjaga kelestarian sumber daya alam di wilayah Tuban agar tetap terjaga untuk generasi mendatang. []
Redaksi05

