BENGKALIS – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Kepolisian Resor (Polres) Bengkalis terus mengembangkan penyelidikan untuk membongkar jaringan peredaran narkotika setelah menangkap seorang pria yang diduga terlibat dalam peredaran sabu di Kecamatan Bengkalis.
Pria berinisial I.A.E (31), warga Desa Meskom, diamankan pada Senin (01/06/2026) sore setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait dugaan aktivitas transaksi narkotika. Dalam pemeriksaan awal, tersangka mengaku memperoleh sabu dari seseorang berinisial ZAB yang saat ini masih dalam pengejaran aparat kepolisian.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Bengkalis, Juliandi Bazrah, mengatakan tersangka diketahui bekerja sebagai petugas keamanan di Kantor Dinas Perpustakaan Kabupaten Bengkalis.
“Pelaku bekerja sebagai security di Dinas Perpustakaan Bengkalis dan diduga turut mengedarkan sabu,” kata Juliandi Bazrah, sebagaimana dilansir Riauaktual, Selasa, (02/06/2026).
Menurut informasi kepolisian, tersangka sempat berusaha melarikan diri saat akan diamankan. Namun, upaya tersebut berhasil digagalkan petugas yang kemudian melakukan penggeledahan dan menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana narkotika.
Dari hasil pengamanan, polisi menyita satu paket sabu seberat 0,22 gram, dua unit telepon genggam, kaca pireks, plastik klip, sekop sabu, kotak kaleng, serta satu unit sepeda motor yang diduga digunakan untuk mendukung aktivitas peredaran narkotika.
Selain itu, hasil tes urine menunjukkan tersangka positif mengandung methamphetamine. Temuan tersebut memperkuat dugaan keterlibatan pelaku dalam penyalahgunaan sekaligus peredaran narkotika.
Saat ini, Satresnarkoba Polres Bengkalis masih melakukan pendalaman guna mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam jaringan tersebut. Tersangka telah ditahan di Markas Polres (Mapolres) Bengkalis dan dijerat Pasal 114 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Polisi berharap pengembangan kasus ini dapat membantu memutus mata rantai peredaran narkotika di wilayah Bengkalis. []
Redaksi05

