TK Al-Qur’an dan Posyandu di Tabalong Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp30 Juta

TK Al-Qur’an dan Posyandu di Tabalong Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp30 Juta

Bagikan:

TABALONG – Bangunan bekas Kantor Desa Tanta Hulu yang selama ini dimanfaatkan sebagai Taman Kanak-kanak (TK) Al-Qur’an dan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Desa Tanta Hulu, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel), mengalami kerusakan berat akibat kebakaran yang terjadi pada Selasa (09/06/2026) dini hari. Peristiwa tersebut mengakibatkan fasilitas pendidikan dan pelayanan kesehatan masyarakat setempat tidak dapat digunakan untuk sementara waktu.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 03.25 WITA. Bangunan yang sebagian besar berbahan kayu itu dilaporkan terbakar hingga sekitar 90 persen sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas dan warga.

Peristiwa pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Kamran yang terbangun dari tidur dan melihat bangunan sudah dilalap api. Ia kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan upaya pemadaman awal sembari menghubungi Unit Pemadam Kebakaran Swadaya (UPBS) Kecamatan Tanta.

Tak lama kemudian, sejumlah petugas pemadam kebakaran bersama UPBS lainnya tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Api berhasil dikendalikan sekitar pukul 04.20 WITA setelah upaya gabungan petugas, relawan, dan masyarakat setempat.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tanta Aris Sufariyadi bersama personel kepolisian yang datang ke lokasi segera mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP), memasang garis polisi, serta meminta keterangan sejumlah saksi guna mendukung proses penyelidikan.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Tabalong Wahyu Ismoyo melalui Kepala Seksi (Kasi) Hubungan Masyarakat (Humas) Heri Siswoyo menyampaikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Meski demikian, bangunan yang selama ini digunakan sebagai sarana belajar TK Al-Qur’an dan layanan Posyandu mengalami kerusakan berat sehingga aktivitas pelayanan kepada masyarakat berpotensi terganggu.

Menurut keterangan kepolisian, kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai sekitar Rp30 juta. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat berwenang, sebagaimana diberitakan Wartabanjar, Selasa, (09/06/2026).

Pihak kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan pendalaman untuk memastikan sumber api yang menyebabkan bangunan tersebut terbakar. Hasil penyelidikan diharapkan dapat memberikan kepastian terkait penyebab kejadian sekaligus menjadi dasar langkah pencegahan agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi di lingkungan masyarakat. []

Redaksi05

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews Peristiwa