BREBES – Operasi pencarian bocah yang hilang di Sungai Pemali akhirnya membuahkan hasil. Tim pencarian dan pertolongan menemukan Muhamad Rido Hafis (12), warga Desa Prupuk Selatan, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal, dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (16/06/2026) malam setelah dua hari pencarian intensif.
Komandan tim rescue, Syaeful Anwar, mengatakan korban ditemukan pada pukul 20.25 WIB dan selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman.
“Selanjutnya korban diserahkan kepada pihak keluarga, untuk penanganan lebih lanjut,” kata Syaeful dalam keterangannya, Rabu (17/06/2026).
Pencarian korban melibatkan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) bersama tim SAR gabungan dengan membagi personel ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU). Operasi difokuskan di lokasi kejadian dan area hilir Sungai Pemali.
“Hari kedua pencarian, BASARNAS dan tim SAR Gabungan dibagi menjadi 3 SRU. SRU 1 melakukan penyelaman di area LKP. SRU 2 melakukan penyisiran Body Rafting dari LKP ke arah hilir sejauh 6 KM. SRU 3 melaukan penyisiran menggunakan LCR dengan membuat pusaran air di sekitar LKP,” jelasnya.
Dalam operasi tersebut, tim melakukan penyelaman di sungai dengan kedalaman mencapai enam hingga tujuh meter. Metode penyisiran darat dan air diterapkan untuk memperluas jangkauan pencarian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban dilaporkan tenggelam saat berenang bersama teman-temannya di Sungai Pemali pada Senin (15/06/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Saat berenang, korban diduga terpisah dari rombongan dan terbawa arus ke bagian sungai yang lebih dalam.
“Saat itu korban berenang di sungai pemali bersama teman-temannya, saat korban sedang berenang kemudian terpisah terbawa arus ke tempat yang dalam pada akhirnya korban tenggelam dan sudah dilakukan pencarian oleh keluarga dan warga sekitar. Selanjutnya perangkat desa menghubungi USS Brebes untuk permintaan bantuan pencarian,” jelasnya.
Setelah korban ditemukan, operasi pencarian resmi diusulkan untuk ditutup. Pernyataan tersebut disampaikan sebagaimana diberitakan Antara, Rabu, (17/06/2026).
“Dengan ditemukanya korban maka Operasi SAR diusulkan ditutup dan seluruh unsur terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing dengan ucapan terimakasih,” tutup Syaeful. []
Redaksi05

