TANJUNGPINANG – Kawasan Simpang Damai di Kota Tanjungpinang kembali menjadi sorotan setelah kecelakaan lalu lintas antara sepeda motor dan mobil pickup pada Rabu (17/06/2026) dini hari mengakibatkan sejumlah pengendara mengalami luka-luka, termasuk satu korban dengan cedera serius di bagian kepala.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 04.15 WIB itu diduga dipengaruhi faktor pengendara sepeda motor yang berada dalam kondisi mabuk. Namun, penyebab pasti kecelakaan masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian.
Salah seorang warga, Dimas, mengaku mendengar suara benturan keras saat berada di kedai kopi di sekitar lokasi kejadian. Ketika mendatangi sumber suara, ia mendapati sejumlah pengendara telah tergeletak di persimpangan Jalan Damai.
Menurut keterangan warga di lokasi, mobil pickup melaju dari arah Markas Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tanjungpinang, sementara sepeda motor datang dari kawasan Km 8 Atas.
“Mereka kayaknya mabuk dari arah 8 atas. Pickup ini dari arah Polres. Kemungkinan pemotor ini memakan jalan sehingga menabrak mobil,” kata dia.
Dimas menambahkan, pengendara sepeda motor diketahui berboncengan dan jumlah korban diperkirakan mencapai empat orang. Tiga di antaranya dilaporkan mengalami luka-luka dan segera dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
“Yang pemotor ini saling bonceng. Ada 3 orang yang luka-luka, satu luka parah dibagian kepala,” sebutnya.
Menurut Dimas, Simpang Damai kerap menjadi lokasi kecelakaan, terutama pada malam hingga dini hari. Kondisi jalan yang minim penerangan, tikungan, serta perilaku berkendara yang tidak tertib disebut berkontribusi terhadap tingginya risiko kecelakaan di kawasan tersebut.
“Belum lagi kalau malam pasti banyak yang pulang mabuk. Sering banget disana,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Tanjungpinang, Werry Wilson Marbun, menyatakan pihaknya masih menunggu laporan resmi terkait insiden tersebut.
“Kami masih belum menerima laporan kronologinya,” singkatnya, sebagaimana diberitakan Rakyat Kepri, Rabu, (17/06/2026).
Kecelakaan ini kembali mengingatkan pentingnya disiplin berlalu lintas dan menghindari berkendara dalam pengaruh alkohol guna mencegah jatuhnya korban jiwa di jalan raya. []
Redaksi05

