JEMBRANA – Seorang pengendara sepeda motor mengalami patah tulang pada lengan kanan setelah diduga menjadi korban tabrak lari di Jalan Raya Denpasar–Gilimanuk, tepatnya di Banjar Bale Agung, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali, Rabu (01/07/2026) sekitar pukul 06.09 WITA. Korban kini menjalani perawatan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) 2 Mendoyo.
Korban diketahui bernama I Gede Putra Adi Guna (25), warga Desa Lalang Linggah, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Honda Prima bernomor polisi DK 3318 WH dari arah Gilimanuk menuju Denpasar untuk pulang ke rumahnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat melintas di lokasi kejadian yang merupakan jalan lurus dengan kondisi arus lalu lintas sedang, sepeda motor korban diduga bersenggolan dengan sebuah bus yang datang dari arah berlawanan. Benturan tersebut mengakibatkan korban terjatuh ke sisi kanan jalan, sementara bus yang diduga terlibat tidak diketahui identitasnya.
Akibat insiden itu, korban mengalami patah tulang pada lengan kanan, meski tetap dalam kondisi sadar. Selain itu, sepeda motor yang dikendarainya mengalami kerusakan pada rem kaki bagian kanan dan kaca spion yang bengkok dengan estimasi kerugian material sekitar Rp200 ribu.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Mendoyo I Wayan Sartika mengatakan dugaan sementara mengarah pada kasus tabrak lari. “Diduga jadi korban tabrak lari. Sesuai keterangan, pemotor sempat crash dengan bus tak dikenal dari arah berlawanan,” ujar I Wayan Sartika, sebagaimana diberitakan Tribun Bali, Rabu (01/07/2026).
Ia menambahkan, “Korban sudah di Puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis. Mengingat korban menderita patah pada lengan kanannya,” tandasnya.
Peristiwa tersebut kini masih dalam penanganan kepolisian untuk mengungkap identitas bus yang diduga terlibat serta memastikan kronologi kecelakaan secara menyeluruh. []
Redaksi05

