Sebanyak 58 tenant Pujasera Taman Kota ArbizzSpace Tenggarong telah terisi dan disiapkan beroperasi sebagai ruang usaha serta aktivitas masyarakat menjelang pembukaan resmi pada 19 September 2026.
TENGGARONG – Sebanyak 58 tenant di Pujasera Taman Kota ArbizzSpace Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), telah terisi menjelang pembukaan resmi pada 19 September 2026. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar memastikan kawasan tersebut diarahkan tidak hanya sebagai pusat kuliner, tetapi juga ruang aktivitas usaha masyarakat.
Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Usaha Mikro Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Dinas Koperasi dan UMKM) Kukar Santi Efendi mengatakan seluruh tenant telah memiliki pengisi. Jumlah tersebut melampaui target awal keterisian sebesar 80 persen.
“Untuk hari ini 58 terisi. Makanya yang kemarin target kami 80 persen. Insyaallah jadi 95 persen, karena kami takutnya 5 persen error atau orang sakit. Tapi hari ini semua terisi,” kata Santi.
Sebelum pembukaan resmi, pengelola telah menggelar shop opening sejak Senin (14/9/2026). Sejumlah hiburan, termasuk penampilan band, dijadwalkan berlangsung hingga Jumat sore.
Pembukaan resmi kawasan tersebut dijadwalkan pada Sabtu (19/9/2026) malam oleh Bupati Kukar Aulia Rahman Basri. Agenda itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Koperasi dan Hari UMKM serta peluncuran aplikasi Kukargo bersama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
Santi mengatakan seluruh tenant diharapkan telah beroperasi ketika pembukaan resmi berlangsung. Hal itu termasuk tenant yang berada di area kontainer sehingga kawasan dapat segera dimanfaatkan sebagai ruang aktivitas ekonomi masyarakat.
Pengisian tenant diserahkan kepada pengelola karena terdapat mekanisme kurasi untuk menyesuaikan pelaku usaha dengan konsep kawasan. Kurasi juga dilakukan agar jenis usaha yang tersedia tidak terlalu didominasi produk sejenis.
“Kalau untuk pengisian tenant itu kami serahkan ke pengelola, karena itu hak pengelola. Karena mereka juga punya kurasi, karena punya konsep,” ujarnya.
Menurut Santi, keberagaman jenis usaha menjadi bagian dari penataan kawasan. Komposisi tenant diatur agar usaha makanan dan minuman dapat saling melengkapi.
“Seperti hari ini kan dilihat nih, Kopi Peng. Kopi Teng kan jualan kopi. Sebelahnya itu kan ada dapur makanan berat. Jadi berimbang,” jelasnya.
Sejumlah tenant menyediakan makanan dan minuman, antara lain kopi, omelet, makanan berat, Soto Kutai, serta berbagai jajanan khas Kutai. Penataan tersebut diharapkan memberikan pilihan yang beragam bagi masyarakat yang datang ke kawasan pujasera.
Terkait pelaku usaha yang sebelumnya berada di kawasan Titik Nol, Santi menyebut kemungkinan mereka tidak menjadi bagian dari tenant ArbizzSpace. Namun, kepastian mengenai hal itu masih akan dikonfirmasi kepada pengelola.
“Karena konsep mereka ini sudah seminggu jalan, sepertinya untuk yang di Titik Nol kemungkinan tidak ada. Tapi akan saya tanyakan kembali, karena saya bilang tadi ada kurasinya,” katanya.
Selain menjadi ruang usaha kuliner, Pujasera Taman Kota ArbizzSpace juga diarahkan menjadi salah satu titik perputaran ekonomi di Tenggarong, termasuk ketika berlangsung rangkaian Erau dan peringatan Hari Kota Raja.
Area halaman dan parkir yang tersedia juga berpotensi digunakan untuk berbagai kegiatan lain, termasuk kegiatan tradisional. Dengan seluruh tenant telah terisi, kawasan tersebut kini memasuki tahap akhir persiapan menuju pembukaan resmi dan diharapkan dapat segera berfungsi sebagai ruang usaha sekaligus aktivitas masyarakat. []
Redaksi08

