87 Ribu Peserta Ikuti Magang Nasional 2026, Target 150 Ribu

87 Ribu Peserta Ikuti Magang Nasional 2026, Target 150 Ribu

Bagikan:

Program Magang Nasional 2026 telah diikuti 87 ribu peserta dalam dua angkatan, dengan pemerintah menargetkan total peserta mencapai 150 ribu orang sepanjang tahun.

JAKARTA – Sebanyak 87 ribu peserta telah mengikuti Program Magang Nasional 2026 setelah 40.962 peserta dinyatakan lolos pada Batch 2 Angkatan 2. Pemerintah kini menyiapkan evaluasi pelaksanaan program sebelum membuka Batch 3 dengan target keseluruhan 150 ribu peserta.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan peserta Batch 2 Angkatan 2 dipilih melalui proses seleksi dari sekitar 350 ribu lulusan perguruan tinggi dalam satu tahun terakhir yang memenuhi kriteria dan telah diverifikasi bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

“Setelah melalui proses seleksi, akhirnya yang kami tetapkan sebagai peserta magang batch 2 tahun angkatan yang kedua ini 40 ribu orang,” kata Yassierli sebagaimana diberitakan Antara, Rabu, (23/09/2026).

Peserta tersebut menambah 46 ribu orang yang sebelumnya telah mengikuti program pada Angkatan 1. Dengan tambahan itu, jumlah peserta Magang Nasional 2026 yang telah mengikuti program mencapai 87 ribu orang.

Yassierli mengatakan evaluasi akan dilakukan untuk memastikan program pemagangan selama enam bulan dapat memberikan manfaat bagi peserta, terutama dalam peningkatan kompetensi, pengalaman kerja, pembangunan portofolio, dan perluasan jejaring.

Setelah evaluasi dilakukan, pemerintah akan mempertimbangkan pembukaan Magang Nasional Batch 3. Secara keseluruhan, pemerintah menargetkan 150 ribu peserta mengikuti program tersebut sepanjang 2026.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Darmawansyah mengatakan persaingan untuk mengikuti program tersebut cukup ketat. Setiap peserta yang diterima harus bersaing dengan sekitar tujuh hingga delapan pendaftar lainnya.

Darmawansyah berharap peserta yang telah lolos dapat menyelesaikan seluruh rangkaian pemagangan selama enam bulan. Kemnaker sebelumnya juga telah memberikan orientasi kepada peserta, mentor, dan operator perusahaan mengenai pelaksanaan program agar sesuai dengan ketentuan.

Selain memperoleh pengalaman kerja, peserta juga berpeluang melanjutkan hubungan kerja dengan perusahaan tempat mereka menjalani pemagangan setelah program berakhir.

“ Kami sangat berharap bagi Bapak-Ibu yang di perusahaan ini bisa melakukan seleksi kepada adik-adik kita peserta magang, dan nanti diharapkan setelah mereka selesai program magang enam bulan, maka mereka bisa direkrut dan bekerja di perusahaan Bapak-Ibu yang menjadi tempat pelaksanaan program magang tersebut,” katanya. []

Redaksi08.

Bagikan:
Headlines Nasional