Penyaluran bantuan pangan untuk periode Juli-September 2026 di Aceh telah mencapai 24,1 juta kilogram dari target 24,77 juta kilogram untuk 825.729 penerima di 23 kabupaten/kota.
BANDA ACEH – Penyaluran bantuan pangan periode Juli-September 2026 di Aceh hampir rampung dengan realisasi mencapai 24.138.570 kilogram atau 97,4 persen dari target 24.771.870 kilogram. Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Aceh kini mempercepat sisa distribusi agar bantuan segera diterima seluruh keluarga penerima manfaat.
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Aceh Budi Sultika mengatakan percepatan dilakukan untuk memastikan bantuan pemerintah dapat diterima masyarakat sesuai jadwal, sebagaimana diberitakan Antara, Senin, (28/09/2026).
“Kami terus memacu distribusi bantuan pangan di seluruh pelosok Provisi Aceh guna memastikan masyarakat penerima manfaat menerima bantuan dari pemerintah tepat waktu,” kata Budi di Banda Aceh, Senin.
Hingga 28 September 2026, jumlah bantuan yang telah disalurkan mencapai 24.138.570 kilogram dari total sasaran 24.771.870 kilogram. Dengan capaian tersebut, distribusi yang masih harus diselesaikan sekitar 633.300 kilogram.
“Alhamdulillah, capaian distribusi bantuan pangan di Aceh hingga saat ini hampir mendekati 100 persen. Insya Allah target tersebut akan segera terselesaikan karena tim terus bekerja di lapangan,” katanya.
Bantuan pangan tersebut ditujukan kepada 825.729 penerima manfaat yang tersebar di 23 kabupaten/kota di Aceh. Penyaluran dilakukan secara bertahap melalui jaringan Perum Bulog hingga mencapai titik distribusi di daerah.
“Kami telah menginstruksikan seluruh kantor cabang Bulog yang tersebar di seluruh kabupaten/kota untuk dapat menuntaskan penyaluran bantuan pangan alokasi tiga bulan yakni Juli sampai September 2026,” katanya.
Budi menjelaskan, proses distribusi dimulai dari gudang Bulog, kemudian diteruskan ke kantor cabang dan titik-titik penyaluran sebelum diterima masyarakat yang masuk dalam sasaran bantuan.
Untuk menjaga ketepatan penyaluran, Perum Bulog Kanwil Aceh juga berkoordinasi dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas), pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah gampong, serta pihak terkait lainnya.
“Koordinasi tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan bantuan tersalurkan sesuai data dan ketentuan yang telah ditetapkan,” katanya.
Dengan realisasi yang telah menembus 97,4 persen, Bulog menargetkan seluruh alokasi bantuan pangan periode tiga bulan tersebut segera selesai disalurkan. Penyelesaian distribusi diharapkan memastikan seluruh penerima manfaat yang telah ditetapkan memperoleh bantuan sesuai alokasi dan ketentuan yang berlaku. []
Redaksi08.

