Kemilau Pesona Bangka Selatan 2026 tidak hanya menjadi ajang promosi wisata dan budaya, tetapi juga membuka ruang bagi pelaku UMKM memperluas pasar serta mendorong belanja wisatawan ke berbagai sektor ekonomi lokal.
BANGKA SELATAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan mendorong kegiatan Kemilau Pesona Bangka Selatan 2026 memberikan dampak ekonomi yang lebih luas dengan menghubungkan aktivitas wisatawan dan pengunjung dengan produk, kuliner, jasa, serta akomodasi milik masyarakat setempat.
Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid mengatakan kegiatan yang berlangsung selama empat hari di Sport Center Parit Tiga Toboali tersebut telah memberikan ruang bagi ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memasarkan produk mereka secara langsung kepada masyarakat dan pengunjung.
“Selama empat hari kegiatan Kemilau Pesona Bangka Selatan kemarin (Rabu-Sabtu), omzet UMKM mencapai Rp1,3 miliar,” kata Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid di Toboali, Rabu, sebagaimana diberitakan Antara, Rabu, (30/09/2026).
Menurut Riza, capaian tersebut menunjukkan kegiatan daerah dapat menjadi ruang pertemuan antara promosi pariwisata dan aktivitas ekonomi masyarakat. Produk lokal, kuliner, kerajinan, serta berbagai produk unggulan daerah memperoleh kesempatan untuk dikenal sekaligus dipasarkan kepada pengunjung.
“Capaian omzet UMKM selama event menjadi salah satu indikator bahwa perputaran ekonomi masyarakat dapat tumbuh ketika pariwisata, budaya, ekonomi kreatif, dan UMKM dikembangkan secara bersamaan,” ujarnya.
Ia menilai keberlanjutan dampak ekonomi tidak hanya bergantung pada transaksi selama kegiatan berlangsung. Pengunjung diharapkan melanjutkan aktivitas ekonominya dengan mendatangi destinasi wisata, membeli produk UMKM, menikmati kuliner lokal, menggunakan jasa masyarakat, hingga memanfaatkan hotel dan akomodasi yang tersedia di Bangka Selatan.
Menurut dia, pola tersebut penting agar manfaat kegiatan tidak hanya terkonsentrasi di lokasi acara, tetapi turut mengalir ke berbagai pelaku usaha dan sektor pendukung di daerah.
Untuk memperluas manfaat tersebut, Riza meminta pelaku UMKM dan ekonomi kreatif terus meningkatkan kemampuan serta memanfaatkan setiap kegiatan sebagai kesempatan memperkenalkan produk kepada calon konsumen baru.
“Kepada seluruh pelaku UMKM dan ekonomi kreatif, teruslah berinovasi, jangan takut untuk tampil, jangan takut untuk mencoba hal baru, dan manfaatkan setiap event sebagai kesempatan untuk memperkenalkan produk serta karya kita,” ujarnya.
Pemkab Bangka Selatan berkomitmen melanjutkan kegiatan strategis yang memadukan promosi pariwisata dengan penguatan UMKM. Upaya tersebut diharapkan dapat memperbesar peluang pemasaran produk lokal sekaligus memperluas perputaran ekonomi masyarakat setelah kegiatan berakhir. []
Redaksi08.

