Digerebek Polisi, Sejumlah Terduga Pelaku Narkoba Mencebur ke Sungai

Digerebek Polisi, Sejumlah Terduga Pelaku Narkoba Mencebur ke Sungai

Bagikan:

Polrestabes Medan menggerebek pos siskamling yang diduga menjadi lokasi transaksi narkoba di Jalan Multatuli, menyita sabu dan ganja, serta memburu sejumlah orang yang melarikan diri.

SUMATERA UTARA – Pos sistem keamanan lingkungan (siskamling) di Jalan Multatuli, Medan, diduga dialihfungsikan menjadi lokasi transaksi narkoba. Penggerebekan yang dilakukan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan itu menemukan satu paket sabu dan tujuh paket ganja kering siap edar. Sejumlah orang melarikan diri, bahkan ada yang menceburkan diri ke sungai untuk menghindari kejaran petugas.

Penggerebekan tersebut dilakukan setelah polisi menerima laporan masyarakat mengenai dugaan transaksi narkoba di pos siskamling yang berada di kawasan permukiman padat. Petugas menyisir lorong-lorong sempit untuk mengejar orang-orang yang kabur saat penggerebekan berlangsung.

Dalam operasi itu, polisi mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pengguna narkoba. Petugas juga menyita sejumlah alat isap yang ditemukan di lokasi.

Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Resnarkoba) Polrestabes Medan, Rafli Yusuf Nugraha, mengungkapkan bahwa petugas turut menemukan sebuah rumah yang diduga digunakan sebagai tempat mengonsumsi narkoba.

Pemilik rumah tersebut diduga menyediakan alat isap bagi orang-orang yang ingin menggunakan narkoba di tempat itu. Namun, dugaan keterlibatan pemilik rumah maupun pihak lain masih perlu dibuktikan melalui proses penyelidikan.

Selain menemukan barang bukti di lokasi, polisi kini memburu orang yang diduga memiliki paket sabu dan ganja kering tersebut. Identitas terduga pemilik barang bukti disebut telah diketahui petugas. Pengejaran juga dilakukan terhadap para pengedar yang diduga memanfaatkan pos siskamling sebagai tempat transaksi.

Pengungkapan ini menjadi tindak lanjut atas laporan warga mengenai dugaan penyalahgunaan fasilitas lingkungan untuk aktivitas narkoba. Polisi masih perlu menelusuri keterlibatan setiap pihak serta memastikan fungsi pos siskamling tidak kembali disalahgunakan. Masyarakat diharapkan terus melaporkan aktivitas mencurigakan agar keamanan lingkungan tetap terjaga. []

Redaksi 03

Bagikan:
Kriminal Nasional