Menindaklanjuti laporan warga mengenai potensi bentrokan antarkelompok remaja, Polsek Biringkanaya mengamankan empat siswa untuk pembinaan serta berencana melibatkan orang tua dan pihak sekolah.
SULAWESI SELATAN – Laporan masyarakat mengenai potensi bentrokan antarkelompok remaja mendorong Kepolisian Sektor (Polsek) Biringkanaya melakukan penyisiran di kawasan Jalan Arung Teko dan Jalan Dg. Ramang, Kota Makassar, Jumat (23/10/2026). Dalam penindakan tersebut, polisi mengamankan empat siswa yang sedang berkumpul di Jalan Dg. Ramang untuk menjalani pembinaan dan proses pendampingan bersama orang tua serta pihak sekolah.
Langkah tersebut dilakukan setelah warga menyampaikan kekhawatiran terhadap kemungkinan terjadinya tawuran antarpelajar. Menindaklanjuti laporan itu, tim piket fungsi bersama Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (KA SPKT) Polsek Biringkanaya bergerak memeriksa kawasan yang dilaporkan.
Keberadaan petugas di lokasi menjadi bagian dari upaya pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya aksi kekerasan yang berpotensi melibatkan kalangan pelajar. Namun, berdasarkan informasi yang tersedia, belum ada keterangan mengenai barang bukti yang ditemukan ataupun tindakan kekerasan yang telah dilakukan oleh keempat siswa tersebut.
Kepala Polsek (Kapolsek) Biringkanaya Setiawan A. Malik menegaskan pentingnya kesadaran pelajar untuk menjauhi aksi tawuran yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
“Kami mengimbau keras para pelajar untuk tidak sekali-kali terlibat dalam aksi tawuran karena sangat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain,” tegas Setiawan A. Malik, Jumat (23/10/2026), sebagaimana diberitakan BerandaNews, Jumat (23/10/2026).
Selain langkah kepolisian, keterlibatan keluarga dan sekolah dinilai penting untuk mencegah kenakalan remaja berulang. Pengawasan terhadap pergaulan anak serta pembinaan karakter di lingkungan pendidikan menjadi bagian dari pendekatan yang perlu dilakukan secara bersama-sama.
“Kami mengajak para orang tua dan pihak sekolah untuk bersama-sama melakukan pengawasan ekstra serta pembinaan karakter terhadap anak-anak kita, demi menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” tambahnya.
Keempat siswa yang diamankan telah dibawa ke Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Biringkanaya untuk mendapatkan pembinaan lebih lanjut. Polisi juga berencana memanggil orang tua dan pihak sekolah guna mendukung proses pendampingan terhadap para pelajar tersebut.
Polsek Biringkanaya mengajak masyarakat segera melaporkan aktivitas kelompok remaja yang berpotensi memicu gangguan keamanan. Sinergi warga, keluarga, sekolah, dan kepolisian diharapkan dapat mencegah bentrokan sejak dini sekaligus menciptakan lingkungan yang aman bagi pelajar dan masyarakat. []
Redaksi1

