Seorang pria berusia 58 tahun yang diduga tinggal seorang diri ditemukan meninggal di rumahnya di Kepolorejo, Magetan, setelah warga mencium bau menyengat, sementara pemeriksaan medis tidak menemukan tanda kekerasan.
JAWA-TIMUR Seorang pria berusia 58 tahun ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Kelurahan Kepolorejo, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Minggu (25/10/2026). Korban diduga telah meninggal sekitar lima hari sebelum ditemukan, berdasarkan pemeriksaan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Sayidiman Magetan.
Penemuan tersebut bermula ketika warga mencium bau tidak sedap yang menyengat dari dalam rumah korban. Rasa curiga mendorong warga memeriksa sumber bau hingga mendapati seorang pria telah meninggal dunia dalam kondisi tubuh membusuk.
” Kata orang-orang sih sempat mencium bau menyengat begitu dari dalam rumah itu, nah terus masuk ternyata ada orang meninggal.” kata salah satu warga sekitar, Arya, Minggu (25/10).
Korban diketahui bernama Edi Tri Supono (58), yang tinggal di Jalan Ahmad Yani Nomor 39, RT 02/RW 07, Kelurahan Kepolorejo. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga tinggal seorang diri.
Kepolisian Resor (Polres) Magetan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kematian korban. Hasil pemeriksaan medis tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
” Iya benar, sudah dilakukan olah TKP dan penyelidikan. Tidak ditemukan tanda kekerasan, hasil pemeriksaan medis dari RSUD dr Sayidiman Magetan. Mayat sudah diserahkan kepada keluarga”, kata Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Magetan, Indra Suprihatin.
Indra menjelaskan, perkiraan waktu kematian korban mengacu pada hasil pemeriksaan rumah sakit. Kondisi korban saat ditemukan menunjukkan bahwa kematian diperkirakan telah terjadi sekitar lima hari sebelumnya.
” Dari pemeriksaan rumah sakit diduga korban meninggal sudah lima hari, diduga yang bersangkutan memang tinggal sendiri”, jelas Indra Suprihatin.
Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga. Kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, terutama warga yang tinggal seorang diri dan berpotensi tidak segera diketahui apabila mengalami keadaan darurat.
” Himbauan kepada masyarakat ketika menemukan hal-hal seperti itu segera melaporkan kepada pihak kepolisian, harus peduli dengan tetangga sekitar. Masyarakat warga khususnya Magetan harus semakin peduli.” pungkasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya menjaga komunikasi dan memperhatikan kondisi tetangga, khususnya warga lanjut usia atau mereka yang hidup sendiri. Kepedulian lingkungan diharapkan dapat membantu mendeteksi keadaan darurat lebih dini dan mempercepat penanganan ketika seseorang membutuhkan pertolongan. []
Redaksi1

