Diduga Tersandung Trotoar, Pemuda Tewas Terlindas Truk Trailer di Cilincing

Diduga Tersandung Trotoar, Pemuda Tewas Terlindas Truk Trailer di Cilincing

Bagikan:

JAKARTA – Seorang pejalan kaki berusia 25 tahun meninggal dunia setelah terlindas truk trailer di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (29/05/2026) pagi. Peristiwa tragis itu terjadi di sekitar Pos Polisi Cilincing saat korban diduga terjatuh ketika hendak menyeberang jalan.

Korban dilaporkan tewas di tempat kejadian perkara (TKP) setelah bagian kepala terlindas ban belakang truk bernomor polisi B 9763 UWW milik PT CJ Logistik. Saat kejadian, korban mengenakan kemeja batik dan sarung hitam.

Berdasarkan keterangan warga di lokasi, kecelakaan bermula ketika korban mencoba menyeberang jalan di jalur padat kendaraan logistik. Namun, korban diduga tersandung trotoar hingga jatuh ke badan jalan tepat saat truk melintas.

“Korban katanya mau menyeberang jalan. Tapi diduga korban tersandung trotoar di pinggir jalan hingga jatuh ke jalan raya,” kata Adi, sebagaimana diwartakan Tribun Depok, Jumat (29/05/2026).

Adi menjelaskan, korban tidak sempat menghindar karena jarak kendaraan yang sudah terlalu dekat. Akibatnya, kecelakaan fatal tidak dapat dihindari.

“Bagian kepala korban terlindas ban belakang truk,” lanjut Adi.

Insiden tersebut langsung menarik perhatian warga dan pengguna jalan di sekitar lokasi. Sejumlah personel kepolisian dari Lalu Lintas Satuan Wilayah (Satwil) Jakarta Utara segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan area serta mengevakuasi korban.

Selain melakukan olah TKP, petugas juga mengatur arus lalu lintas di sekitar Pos Polisi Cilincing guna mencegah kemacetan selama proses evakuasi berlangsung. Truk yang terlibat kecelakaan sempat berhenti di lokasi setelah insiden terjadi.

Warga sekitar berharap ada langkah konkret dari pemerintah dan instansi terkait untuk meningkatkan keselamatan pejalan kaki di kawasan Cilincing yang dikenal padat kendaraan logistik bertonase besar.

“Semoga ke depan enggak ada lagi kejadian serupa,” imbuhnya.

Masyarakat juga meminta adanya evaluasi jalur penyeberangan dan pengawasan lalu lintas di kawasan tersebut agar kecelakaan serupa tidak kembali terjadi. []

Redaksi05

Bagikan:
Hotnews Laka Nasional