Dua Hari Dicari, Korban Kelotok Karam di Lamandau Ditemukan Meninggal

Dua Hari Dicari, Korban Kelotok Karam di Lamandau Ditemukan Meninggal

Bagikan:

LAMANDAU – Setelah dua hari dilakukan pencarian, tim gabungan akhirnya menemukan Kiki Jakaria (26), pemuda asal Desa Karang Mas, Kecamatan Batang Kawa, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah (Kalteng), dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (26/06/2026). Korban sebelumnya dilaporkan hilang setelah kelotok yang ditumpanginya karam saat perjalanan pulang dari aktivitas menyandau durian.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamandau, Hendikel, mengatakan jasad korban ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB tidak jauh dari lokasi tenggelamnya perahu yang ditumpangi korban.

“Alhamdulillah korban berhasil ditemukan pukul 10.00 WIB tak jauh dari lokasi perahu karam,” ujar Hendikel, sebagaimana diberitakan Detik, Kamis, (26/06/2026).

Penemuan tersebut mengakhiri operasi pencarian yang dilakukan sejak korban dilaporkan hilang pada Rabu (24/06/2026) sore. Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Ghani Nanga Bulik untuk menjalani pemeriksaan sebelum diserahkan kepada keluarga.

“Atas nama BPBD Lamandau, kami menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi musibah ini,” tutup Hendikel.

Peristiwa nahas itu bermula ketika korban pulang dari kegiatan menyandau durian sekitar pukul 16.00 WIB. Dalam perjalanan, kelotok yang menjadi alat transportasi utama masyarakat setempat diduga mengalami kecelakaan di tengah sungai hingga akhirnya tenggelam.

Sebelum korban ditemukan, BPBD Lamandau bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD dan unsur terkait terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian untuk mencari keberadaan korban.

“Pagi ini pencarian kembali kami lanjutkan,” kata Hendikel saat proses pencarian masih berlangsung pada Kamis (25/06/2026) pagi.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban sempat berpamitan pulang setelah menyandau durian. Namun, perjalanan yang ditempuh menggunakan kelotok berakhir tragis ketika perahu tersebut karam di sungai.

“Jadi cerita pihak keluarga bernama Becko, korban sempat pulang dari menyandau durian sekitar pukul empat sore. Dia ikut naik kelotok, lalu kelotoknya karam,” ujarnya.

Mendapat laporan dari keluarga korban, BPBD Lamandau segera mengerahkan personel TRC ke lokasi kejadian. Pencarian dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur guna mempercepat proses penemuan dan evakuasi korban. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi berakhir dan keluarga kini dapat melaksanakan proses pemakaman. []

Redaksi05

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews Peristiwa