Gempa M 3,3 Guncang Bitung Dini Hari, Warga Diminta Tetap Tenang

Gempa M 3,3 Guncang Bitung Dini Hari, Warga Diminta Tetap Tenang

Bagikan:

BITUNG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,3 mengguncang Kota Bitung, Sulawesi Utara (Sulut), pada Selasa (14/04/2026) dini hari. Gempa dangkal dengan kedalaman 3 kilometer itu terjadi saat masyarakat tengah beristirahat, sehingga warga diimbau tetap tenang sambil menunggu pembaruan resmi dari BMKG.

Menurut informasi resmi BMKG, gempa terjadi sekitar pukul 01.04 WIB atau 02.04 WITA. Pusat getaran berada pada koordinat 1,29 Lintang Utara dan 126,20 Bujur Timur dengan kedalaman 3 kilometer, sebagaimana diberitakan Antara, Selasa (14/04/2026). Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan rinci mengenai dampak kerusakan maupun korban akibat peristiwa tersebut.

“Kedalaman 3 kilometer,” tulis BMKG pada akun X dikutip di Jakarta, Selasa (14/04/2026).

BMKG menegaskan bahwa data awal gempa disampaikan dengan mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring masuknya data tambahan dari jaringan sensor seismik.

Kondisi ini membuat analisis lanjutan terkait pemicu gempa, tingkat intensitas guncangan, serta potensi dampaknya terhadap wilayah sekitar masih terus dilakukan oleh petugas.

Masyarakat Bitung dan wilayah sekitarnya diminta tidak terpancing isu yang belum terverifikasi, terutama informasi yang beredar di media sosial mengenai potensi dampak lanjutan. BMKG mengimbau warga hanya mengacu pada informasi resmi dari kanal lembaga tersebut sampai hasil analisis menyeluruh diumumkan.

Peristiwa ini juga terjadi di tengah meningkatnya kewaspadaan masyarakat Sulut pascagempa besar yang sempat mengguncang kawasan Bitung pada awal April lalu. BMKG sebelumnya mencatat aktivitas seismik yang cukup tinggi di wilayah Sulut dan Maluku Utara dalam beberapa pekan terakhir.

Sebagai langkah antisipasi, warga diimbau memastikan jalur evakuasi rumah tetap aman, menjauhi bangunan retak, dan segera keluar ke area terbuka apabila terjadi gempa susulan yang lebih kuat. []

Redaksi05

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews Peristiwa