Gempa M 4,0 Guncang Tasikmalaya Dini Hari, Warga Sempat Panik

Gempa M 4,0 Guncang Tasikmalaya Dini Hari, Warga Sempat Panik

Bagikan:

TASIKMALAYA – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,0 mengguncang wilayah Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Selasa (28/04/2026) dini hari sekitar pukul 01.45 WIB. Meski sempat membuat warga panik dan berlarian keluar rumah, hingga kini belum ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada koordinat 8,09 Lintang Selatan dan 107,74 Bujur Timur dengan kedalaman 19 kilometer. Episenter berada sekitar 90 kilometer barat daya Tasikmalaya dan dipastikan tidak berpotensi tsunami.

Guncangan gempa dirasakan di sejumlah wilayah, antara lain Kecamatan Cipatujah dan Kecamatan Cigalontang di Tasikmalaya, serta menjalar hingga Kabupaten Garut, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Pangandaran, dan Kabupaten Bandung Barat dengan intensitas II–III MMI.

Salah seorang warga Cipatujah, Trian (42), mengaku terkejut saat gempa terjadi ketika sebagian besar warga masih terlelap. Kepanikan membuat warga bergegas keluar rumah untuk menghindari risiko tertimpa bangunan.

“Gempa bumi yang terjadi memang terasa getarannya membuat tetangga rumahnya berlari untuk menyelamatkan diri, karena takut plafon rumah lepas. Akan tetapi, setelah kejadian kami dan tetangga kembali masuk rumah meski dalam kondisi gelap tapi ada yang lain yang menunaikan solat tahajud,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya Abdul Azis Riswandi menyatakan pihaknya langsung menerjunkan relawan untuk melakukan pengecekan ke sejumlah titik terdampak.

“Relawan BPBD tengah melakukan cek ke lokasi pasca gempa bumi yang dirasakan oleh masyarakat Tasikmalaya. Karena, lokasi terpusat di Kabupaten Tasikmalaya dan ada warga Kabupaten Bandung Barat, Ciamis, Garut, Pangandaran merasakan getaran satu meski untuk gelombang laut di Cipatujah tetap normal,” paparnya.

BMKG menjelaskan gempa tersebut tergolong gempa dangkal yang dipicu aktivitas subduksi lempeng. Berdasarkan analisis Shakemap, guncangan yang terjadi masih dalam kategori ringan hingga sedang dan tidak berpotensi menimbulkan kerusakan signifikan.

Hingga laporan ini disusun, situasi di wilayah terdampak dilaporkan kondusif. Warga yang sempat mengungsi sementara telah kembali ke rumah masing-masing, sementara BPBD terus memantau perkembangan guna mengantisipasi kemungkinan gempa susulan.[]

Redaksi05

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews Peristiwa