KEPULAUAN SANGIHE – Aktivitas seismik kembali terjadi di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara (Sulut), setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,0 mengguncang kawasan tersebut pada Sabtu (20/06/2026) dini hari. Guncangan dilaporkan dirasakan hingga Kepulauan Marore dengan intensitas ringan dan tidak dilaporkan menimbulkan kerusakan.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 04.56 WIB dengan pusat gempa berada di laut pada koordinat 5,09 Lintang Utara (LU) dan 125,07 Bujur Timur (BT) dengan kedalaman 10 kilometer.
BMKG mencatat guncangan dirasakan di wilayah Marore dengan skala Modified Mercalli Intensity (MMI) II, yang berarti getaran dirasakan oleh beberapa orang dan menyebabkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
“Mag: 4.0, 20-Jun-2026 04:56:18WIB,” tulis BMKG melalui akun media sosial X, sebagaimana dilansir Detiknews, Sabtu, (20/06/2026).
Lembaga tersebut juga menyampaikan bahwa informasi awal gempa masih bersifat sementara dan dapat mengalami perubahan seiring pembaruan data yang masuk dari jaringan pemantauan gempa.
“Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulisnya.
“Dirasakan (MMI) II Marore,” imbuhnya.
Hingga laporan ini disusun, belum ada informasi mengenai korban jiwa maupun kerusakan akibat gempa tersebut. BMKG terus memantau perkembangan aktivitas kegempaan di wilayah Sulut dan sekitarnya. []
Redaksi05

