TANIMBAR – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah Kepulauan Tanimbar, Maluku, pada Jumat (15/05/2026) dini hari tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Hingga kini belum ada laporan kerusakan maupun korban akibat peristiwa tersebut.
Gempa terjadi pada pukul 00.53 Waktu Indonesia Barat (WIB) dengan pusat berada di 225 kilometer utara Kepulauan Tanimbar pada kedalaman 163 kilometer.
“Tidak berpotensi tsunami,” tulis BMKG, sebagaimana dilansir CNN Indonesia, Jumat (15/05/2026).
Getaran gempa dilaporkan dirasakan di sejumlah wilayah dengan skala II-III Modified Mercalli Intensity (MMI), di antaranya Saumlaki, Banda, Tual, Masela, Sorong, dan Raja Ampat.
Skala II-III MMI menunjukkan guncangan dirasakan beberapa orang di dalam rumah. Benda ringan yang digantung tampak bergoyang dan getaran terasa seperti truk ringan melintas.
Meski gempa dirasakan di beberapa daerah, belum terdapat laporan kerusakan bangunan ataupun gangguan aktivitas masyarakat. BMKG juga belum mengeluarkan peringatan lanjutan terkait potensi dampak gempa susulan.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari BMKG guna menghindari penyebaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. []
Redaksi05

