LUMAJANG – Aktivitas vulkanik Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur (Jatim), kembali menunjukkan peningkatan pada Selasa pagi (23/06/2026). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat gunung tertinggi di Pulau Jawa itu mengalami dua kali erupsi dalam rentang waktu kurang dari satu jam dengan kolom abu mencapai ketinggian 1.200 meter di atas puncak.
Berdasarkan laporan PVMBG, erupsi pertama terjadi pada pukul 05.30 WIB. Letusan tersebut menghasilkan kolom abu berwarna putih hingga kelabu yang teramati mengarah ke sektor selatan dengan intensitas sedang.
“Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Selasa, 23 Juni 2026, pukul 05:30 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 1.200 m di atas puncak (± 4876 m di atas permukaan laut),” tulis PVMBG, sebagaimana dilansir Detik, Selasa (23/06/2026).
Saat laporan diterbitkan, aktivitas erupsi pertama masih berlangsung. Tidak lama berselang, Gunung Semeru kembali mengalami erupsi pada pukul 06.21 WIB.
Pada erupsi kedua, tinggi kolom abu terpantau mencapai sekitar 700 meter di atas puncak. Aktivitas vulkanik tersebut juga terekam pada alat seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi gempa erupsi selama 134 detik.
“Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Selasa, 23 Juni 2026, pukul 06:21 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 700 m di atas puncak (± 4376 m di atas permukaan laut),” tulis PVMBG.
Data pemantauan menunjukkan kolom abu dari kedua erupsi teramati berwarna putih hingga kelabu. Arah sebaran abu mengarah ke selatan dari kawah puncak Semeru.
Gunung Semeru merupakan gunung api aktif yang berada di wilayah Lumajang dan Kabupaten Malang (Malang). Aktivitas vulkaniknya terus dipantau PVMBG guna mengantisipasi potensi dampak erupsi terhadap masyarakat yang berada di sekitar kawasan rawan bencana.
Dengan kembali terjadinya dua kali erupsi dalam satu pagi, masyarakat di sekitar Gunung Semeru diimbau terus mengikuti informasi resmi dari PVMBG dan pihak berwenang terkait perkembangan aktivitas gunung api tersebut sebagai langkah mitigasi dan kewaspadaan dini. []
Redaksi05

