Seorang pria terekam CCTV membawa kabur Honda Beat yang diparkir di depan rumah warga di Jatinegara, Jakarta Timur, dan korban telah melaporkan kejadian tersebut ke polisi.
JAKARTA TIMUR – Rekaman kamera pengawas atau closed-circuit television (CCTV) menjadi petunjuk bagi korban pencurian sepeda motor di Jalan Mulia, Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, untuk menelusuri pelaku yang membawa kabur Honda Beat miliknya pada Sabtu (25/10/2026) pagi. Korban telah melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian dengan menyerahkan sejumlah dokumen dan bukti pendukung.
Pemilik motor, Taufik, mengatakan kendaraannya hilang setelah diparkir di depan rumah. Sebelum kejadian, ia menggunakan motor tersebut untuk pergi ke pasar sekitar pukul 05.30 WIB, kemudian kembali dan memarkirkannya di rumah sekitar setengah jam kemudian.
“Pukul 06.50 WIB, pelaku datang dan bawa kabur motor,” kata Taufik, Senin (26/10/2026), sebagaimana diberitakan WartaKota, Senin (26/10/2026).
Kehilangan itu baru diketahui sekitar pukul 08.30 WIB ketika anaknya hendak menggunakan motor tersebut. Taufik kemudian meminta rekaman CCTV milik tetangga untuk mengetahui bagaimana kendaraannya dibawa pergi.
Dalam rekaman tersebut, seorang pria yang datang seorang diri terlihat mengenakan jaket merah dan celana panjang hitam. Pria itu tampak berpura-pura menelepon sambil beberapa kali mengamati keadaan sekitar.
Setelah situasi dinilai aman, pria tersebut membawa motor Honda Beat dari tempat parkir. Ia terlihat mendorong kendaraan itu sebelum menyalakan mesinnya dan meninggalkan gang di sekitar rumah korban.
Taufik telah melaporkan pencurian tersebut ke Kepolisian Sektor (Polsek) Jatinegara. Untuk mendukung penyelidikan, ia menyerahkan bukti berupa Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), rekaman CCTV, serta kunci motor.
Rekaman kamera pengawas dan dokumen kendaraan tersebut diharapkan membantu polisi mengidentifikasi pelaku serta menelusuri keberadaan motor yang hilang. Hingga informasi dalam berita sumber diterbitkan, belum ada keterangan mengenai penangkapan terduga pelaku maupun perkembangan lebih lanjut penyelidikan. []
Redaksi 03

